Kompas TV internasional kompas dunia

Kelompok yang Diduga Islam Militan Serang Dua Desa di Niger, 79 Orang Terbunuh

Minggu, 3 Januari 2021 | 08:17 WIB
kelompok-yang-diduga-islam-militan-serang-dua-desa-di-niger-79-orang-terbunuh
Kelompok militan Boko Haram. (Sumber: AP Photo)

NIAMEY, KOMPAS.TV - Kelompok yang diduga sebagai Islam Militan melakukan serangan ke dua desa di Niger.

Akibat serangan tersebut, sekitar 79 orang terbunuh di dua desa yang mengalami serangan.

Seperti dikutip BBC, kelompok tersebut telah membunuh 49 orang dan melukai 17 lainnya di Desa Tchombangou.

Baca Juga: Inggris Hapus Pajak Pembalut Wanita

Sedangkan 30 orang lainnya tewas di Zaroumdareye. Kedua desa tersebut terletak di perbatasan dengan Mali.

Menteri Dalam Negeri Mali, Alkache Alhada mengungkapkan tentara telah dikirim untuk melindungi daerah tersebut.

Tetapi dia menyebutkan beberapa telah menjadi korban di sana. Daerah Tillabei, tempat kedua desa itu berada memang sudah berada dalam kondisi darurat sejak 2017.

Baca Juga: Niger Laksanakan Putaran Kedua Pemilihan Presiden Bulan Depan

Serangan yang dilakukan oleh kelompok Islam militan memang kerap terjadi di negara Afrika Barat tersebut.

Bulan lalu, kelompol jihadis dari Nigeria, Boko Haram telah membunuh setidaknya 27 orang di wilayah Diffa yang berada di tenggara Niger.

Baca Juga: China Gratiskan Vaksin Covid-19 Buatan Dalam Negeri Untuk Seluruh Warganya

Serangan juga terjadi ketika negara tersebut akan melakukan pemilihan umum.

Untuk menghadapi kelompok Islam militant, Prancis telah memimpin koalisi antara negara Afrika Barat dengan Eropa.

Meski begitu, negara seperti Niger dan Mali terus terdampak pada kerusuhan etnis, perdagangan manusia dan narkoba, serta perampokan.

Penulis : Haryo Jati

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19