Kompas TV nasional peristiwa

Soal FPI Ganti Nama, Wamenkumham: Kalau Melanggar Hukum & Mengganggu Keamanan akan Ditindak Tegas!

Jumat, 1 Januari 2021 | 20:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah melalui Menko Polhukam, Mahfud MD bahkan menyatakan sejak 20 Juni 2019, FPI sudah bubar sebagai Ormas, namun tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban umum.

FPI dinyatakan bubar lantaran tak memperpanjang izinnya di kemendagri.

Menyikapi pelarangan tersebut, para pimpinan FPI kemudian memutuskan untuk bersalin nama dari Front Pembela Islam menjadi Front Pemersatu Islam.

Kuasa Hukum FPI, Aziz Yanuar, mengimbau agar para pengikut ataupun anggotanya Front Pemersatu Islam tak melakukan kegiatan yang  bertentangan dengan hukum.

Atas perubahan nama ini, Mabes Polri menyatakan tetap akan fokus terhadap isi surat keputusan bersama tiga mentri dan Kapolri, Kepala BNPT serta Jaksa Agung yang melarang aktivitas organisasi FPI.

Kepolisian akan memastikan agar tidak ada lagi kegiatan yang dilakukan FPI.

Sementara itu, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiarij menyebut pemerintah akan menidak tegas siapapun yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum, termasuk ormas baru besutan FPI.

Hingga kini penjagaan masih dilakukan oleh personel TNI-Polri di bekas markas FPI di Petamburan, Jakarta. 

Penjagaan dilakukan untuk memastikan tidak ada aktivitas yang dilakukan FPI.
 

Penulis : Anjani Nur Permatasari





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Murottal Surat Al Baqarah 16-20

Sabtu, 17 April 2021 | 14:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
14:47
SPANYOL TAWARKAN STADION LA CARTUJA, KANDANG SEVILLA, SEBAGAI ALTERNATIF PENYELENGGARAAN EURO 2020   UEFA TUNGGU KEPASTIAN 3 KOTA YAKNI BILBAO, MUENCHEN, DAN DUBLIN SOAL PENYELENGGARAAN EURO 2020   ITALIA IZINKAN KEHADIRAN HINGGA 1.000 PENONTON PADA KEGIATAN-KEGIATAN YANG DIGELAR DI LUAR RUANGAN MULAI 1 MEI 2021   OLIMPIADE TOKYO TERANCAM DITUNDA BAHKAN DIBATALKAN JIKA KASUS COVID-19 DI JEPANG TERUS MENINGKAT JELANG PEMBUKAAN   RUSIA BAKAL MENGUSIR 10 DIPLOMAT AS DARI NEGARANYA ATAS TINDAKAN AS YANG MENGUSIR 10 DIPLOMAT RUSIA LEBIH DULU   NATO KEBERATAN ATAS RENCANA RUSIA UNTUK BLOKIR SEBAGIAN LAUT HITAM BAGI PELAYARAN MILITER DAN NEGARA-NEGARA ASING   NASA TELAH MEMILIH ROKET STARSHIP BUATAN SPACEX UNTUK KEMBALI MENDARATKAN ASTRONOT DI BULAN   PEMPROV NTT MINTA LIPI LAKUKAN RISET ATAS MUNCULNYA PULAU BARU DI ROTE NDAO PASCABADAI SEROJA   DINKES TULUNGAGUNG, JATIM, TEMUKAN MAKANAN-MINUMAN TAKJIL MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA DI PASAR RAMADAN   MULAI 29 APRIL 2021, LAYANAN TES GENOSE TERSEDIA DI BANDARA ADI SOEMARMO BOYOLALI, TARIF RP 40.000 PER ORANG   BPOM: DIHARAPKAN VAKSIN MERAH PUTIH BISA DIPRODUKSI MASSAL PADA AWAL 2022   BPOM: UJI KLINIS VAKSIN NUSANTARA BELUM BISA DILANJUTKAN KE FASE KEDUA   KOMISI IX DPR AKAN PANGGIL BPOM YANG MASIH MENGIZINKAN VAKSIN ASTRAZENECA UNTUK DIGUNAKAN DI INDONESIA   RIDWAN ARBIAN SYAH JADI DIREKTUR SDM PEGADAIAN GANTIKAN MOHAMMAD EDI ISDWIARTO