Kompas TV nasional peristiwa

Warga Kolong Flyover Belakang Kemensos Tolak Tawaran Risma, Lurah Pegangsaan Ungkap Alasannya

Jumat, 1 Januari 2021 | 00:45 WIB
warga-kolong-flyover-belakang-kemensos-tolak-tawaran-risma-lurah-pegangsaan-ungkap-alasannya
Menteri Sosial Tri Rismaharini di Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2020). (Sumber: KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

JAKARTA, KOMPAS TV - Tawaran Menteri Sosial, Tri Rismaharini, untuk merelokasi warga yang bermukim di bawah kolong flyover di Pegangsaan, atau tepatnya di belakang Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta Pusat, ditolak.

Lurah Pegangsaan, Parsiyo, mengatakan para warga kolong flyover semula dikumpulkan Risma di kantor Kemensos pada Rabu (30/12/2020).

Pada pertemuan tersebut, Risma menawarkan kepada mereka untuk pindah ke sebuah balai milik Kemensos.

Baca Juga: Sidak di Kolong Jembatan, Mensos Risma Akan Siapkan Rusunawa untuk Pemulung

"Program Bu Risma itu rencananya, katanya Kemensos itu punya balai atau apa gitu, warga yang kemarin diundang itu akan diajak ke sana untuk melihat," kata Parsiyo dikutip dari Kompas.com, Kamis (31/12/2020).

Ketika itu, menurut Parsiyo, warga flyover tersebut menolak tawaran Risma karena lokasi balai yang jauh dari tempat kerja mereka.

"Warga ditawarkan belum ada jawaban mau. Intinya mereka menolak," ucap Parsiyo.

Penulis : Tito Dirhantoro





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:23
PERSATUAN ATLETIK SELURUH INDONESIA (PASI) TARGETKAN LIMA ATLET INDONESIA BISA MENDUDUKI PERINGKAT 30 BESAR DUNIA   BUMN PANGAN IMPOR DAGING SAPI ASAL BRASIL UNTUK JAGA STABILITAS HARGA JELANG LEBARAN   BMKG: WASPADAI POTENSI GELOMBANG TINGGI DI PERAIRAN SELATAN JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR PADA 4-6 MEI 2021   POLRI PASTIKAN ISU TEROR YANG DILAKUKAN KKB PAPUA SUDAH DIANTISIPASI OLEH APARAT KEAMANAN   MENTERI PPPA SEBUT POSYANDU MERUPAKAN TONGGAK PENCEGAHAN “STUNTING”   MENTERI PPPA BINTANG PUSPAYOGA BERHARAP PROGRAM SEKOLAH PEREMPUAN DI NTT DIREPLIKASI DAERAH LAIN   EPIDEMIOLOG UGM PREDIKSI ADA KENAIKAN KASUS COVID-19 AKIBAT KERUMUNAN TANAH ABANG DALAM DUA PEKAN KE DEPAN   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA KEPALA DAERAH DAN FORKOPIMDA UNTUK ANTISIPASI POTENSI KERUMUNAN SAAT IDUL FITRI   KEMENKES: PASIEN COVID-19 VARIAN B1351 SUDAH MENINGGAL DUNIA   SATGAS COVID-19 MENCATAT 121 KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA DISIPLIN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   SATGAS COVID-19: PERKEMBANGAN KASUS COVID-19 DI INDONESIA HINGGA 3 MEI 2021 CUKUP BAIK DIBANDING BULAN SEBELUMNYA   WAKIL KETUA KOMISI IX DPR RI CHARLES HONORIS IMBAU PEMERINTAH SIAPKAN SKENARIO TERBURUK APABILA KASUS COVID-19 NAIK   PRESIDEN JOKOWI SEBUT PROTOKOL KESEHATAN UNTUK INDUSTRI HARUS KETAT DAN JANGAN DITAWAR   PRESIDEN JOKOWI: KEBANGKITAN INDUSTRI HARUS TERUS DIDORONG UNTUK DUKUNG PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL