Kompas TV nasional peristiwa

Sering Lakukan Razia Jadi Alasan Pemerintah Hentikan Kegiatan FPI

Rabu, 30 Desember 2020 | 13:10 WIB
sering-lakukan-razia-jadi-alasan-pemerintah-hentikan-kegiatan-fpi
Tamu undangan pernikahan putri Rizieq Shihab, Shafira Najwa Shihab, mulai berdatangan ke Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020) malam. (Sumber: KOMPAS.com/Ihsanuddin)


JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah secara resmi melarang seluruh simbol dan kegiatan Front Pembela Islam (FPI) terhitung mulai hari ini, Rabu (30/12/2020). Keputusan tersebut dibacakan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej, di Gedung Kementerian Polhukam.

Ada tujuh diktum yang dibacakan oleh Edy, sapaan Edward. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah karena sering melakukan razia dan sweeping.

"FPI kerap lakukan razia dan sweeping yang sudah jadi tugas dan wenang aparat," kata Edy.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Melarang Seluruh Kegiatan dan Simbol FPI


"Memutuskan keputusan bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jaksa Agung RI, Kepala Kepolisian RI, Kepala BNPT tentang larangan kegiatan simbol dan atribut FPI. FPI tidak terdaftar sebagai ormas sebagaimana diatur dalm perundang-udangan. Maka secara de jure telah bubar," kata Edy, sapaan Wakil Menkumham ini.


Karena itu, secara de jure telah bubar, namun masih melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum.

Baca Juga: Mulai Hari Ini, Pemerintah Resmi Larang Kegiatan FPI

Penulis : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Murottal Surat Al Baqarah 16-20

Sabtu, 17 April 2021 | 14:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
14:55
SPANYOL TAWARKAN STADION LA CARTUJA, KANDANG SEVILLA, SEBAGAI ALTERNATIF PENYELENGGARAAN EURO 2020   UEFA TUNGGU KEPASTIAN 3 KOTA YAKNI BILBAO, MUENCHEN, DAN DUBLIN SOAL PENYELENGGARAAN EURO 2020   ITALIA IZINKAN KEHADIRAN HINGGA 1.000 PENONTON PADA KEGIATAN-KEGIATAN YANG DIGELAR DI LUAR RUANGAN MULAI 1 MEI 2021   OLIMPIADE TOKYO TERANCAM DITUNDA BAHKAN DIBATALKAN JIKA KASUS COVID-19 DI JEPANG TERUS MENINGKAT JELANG PEMBUKAAN   RUSIA BAKAL MENGUSIR 10 DIPLOMAT AS DARI NEGARANYA ATAS TINDAKAN AS YANG MENGUSIR 10 DIPLOMAT RUSIA LEBIH DULU   NATO KEBERATAN ATAS RENCANA RUSIA UNTUK BLOKIR SEBAGIAN LAUT HITAM BAGI PELAYARAN MILITER DAN NEGARA-NEGARA ASING   NASA TELAH MEMILIH ROKET STARSHIP BUATAN SPACEX UNTUK KEMBALI MENDARATKAN ASTRONOT DI BULAN   PEMPROV NTT MINTA LIPI LAKUKAN RISET ATAS MUNCULNYA PULAU BARU DI ROTE NDAO PASCABADAI SEROJA   DINKES TULUNGAGUNG, JATIM, TEMUKAN MAKANAN-MINUMAN TAKJIL MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA DI PASAR RAMADAN   MULAI 29 APRIL 2021, LAYANAN TES GENOSE TERSEDIA DI BANDARA ADI SOEMARMO BOYOLALI, TARIF RP 40.000 PER ORANG   BPOM: DIHARAPKAN VAKSIN MERAH PUTIH BISA DIPRODUKSI MASSAL PADA AWAL 2022   BPOM: UJI KLINIS VAKSIN NUSANTARA BELUM BISA DILANJUTKAN KE FASE KEDUA   KOMISI IX DPR AKAN PANGGIL BPOM YANG MASIH MENGIZINKAN VAKSIN ASTRAZENECA UNTUK DIGUNAKAN DI INDONESIA   RIDWAN ARBIAN SYAH JADI DIREKTUR SDM PEGADAIAN GANTIKAN MOHAMMAD EDI ISDWIARTO