Kompas TV nasional hukum

Aziz Yanuar: Penembak 6 Laskar FPI hingga Lubang Semut Pun akan Tetap Kami Kejar

Kamis, 24 Desember 2020 | 17:45 WIB
aziz-yanuar-penembak-6-laskar-fpi-hingga-lubang-semut-pun-akan-tetap-kami-kejar
Kuasa Hukum FPI Aziz Yanuar. (Sumber: Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menyebut pihaknya akan tetap menuntut keadilan terkait dengan pelaku penembakan enam laskar FPI.

Hal tersebut menyusul penetapan tersangka terhadap pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan Megamendung Bogor, Jawa Barat.

Aziz menyebut bahwa Habib Rizieq Shihab tak mempermasalahkan penetapannya sebagai tersangka tunggal kasus kerumunan massa di Megamendung Bogor.

Baca Juga: Direktur Bareskrim Sebut Rizieq Shihab Tersangka Tunggal Kasus Kerumunan Megamendung

Bahkan jika perlu, Habib Rizieq Shihab juga meminta setiap daerah melaporkannya ke pihak berwajib. Dia akan menghadapi semuanya.

"Kalau perlu setiap daerah melaporkan terkait beliau. Beliau tidak masalah. Lapor sebanyak-banyaknya, lapor sesukanya. Dan akan dihadapi secara hukum juga," kata Aziz dalam keterangannya kepada Kompas.tv, Kamis (24/12/2020).

Habib Rizieq, lanjut Aziz, akan secara sukarela menghadapi dan memenuhi semua proses hukumnya.

Tapi, Rizieq Shihab mensyaratkan, kasus dugaan pelanggaran HAM berat pembantaian terhadap enam anggota Laskar FPI juga diproses secara hukum.

Penegakan keadilan ini, lanjut Aziz, bisa dilakukan dengan menuntaskan penyidikan atas insiden penembakan enam anggota laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu. FPI meminta agar pelaku penembakan segera bertanggung jawab.

"HRS tidak masalah ditahan kasus kerumunan model apa pun juga asalkan keadilan ditegakkan dengan proses tangkap dan hukum pembunuh enam anggota laskar FPI yang dibunuh secara keji. Para pelakunya, hingga lubang semut pun akan tetap kami kejar untuk tanggung jawab," tegasnya.

"IB HRS menuntut tanggung jawab mereka kelak atas kekejian mereka. Kelak jahanam jadi tempat mereka jika tak bertaubat," sambungnya.

Baca Juga: Habib Rizieq Tak Masalah Jadi Tersangka Kasus Megamendung, Asal...


Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyatakan telah menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

"Sudah keluar (status) tersangka (kerumunan) Megamendung. RS tersangkanya, Rizieq," kata Andi di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (23/12/2020).

Menurut Andi, saat ini Rizieq Shihab masih sebagai tersangka tunggal dalam kasus tersebut. Sebab berbeda dengan kerumunan di Petamburan, kegiatan di Megamendung tidak ada kepanitiaan.

Dalam kasus ini, Rizieq diduga melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dan Pasal 216 KUHP.

Baca Juga: Kuasa Hukum: Habib Rizieq Menerima, Tapi Kasus Tewasnya Anggota FPI Harus Diusut Tuntas

 

Penulis : Fadhilah





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:39
PEMERINTAH MENETAPKAN 1 SYAWAL 1442 HIJRIAH JATUH PADA HARI KAMIS, 13 MEI 2021   KAPOLDA METRO JAYA IRJEN FADIL IMRAN SEBUT 310 KG SABU YANG DISITA POLISI BERASAL DARI IRAN   POLDA METRO JAYA GAGALKAN PENYELUDUPAN 310 KILOGRAM SABU DARI JARINGAN INTERNASIONAL YANG AKAN DIEDARKAN DI JAKARTA    KADIV HUMAS POLRI JELASKAN HARGA JUAL BELI JABATAN DI KABUPATEN NGANJUK RP 2 JUTA SAMPAI RP 50 JUTA   BARESKRIM POLRI DAN PENYIDIK KPK SITA UANG YANG DIDUGA HASIL SUAP BUPATI NGANJUK SENILAI LEBIH DARI RP 600 JUTA    BARESKRIM POLRI PERIKSA 18 SAKSI DALAM OTT BUPATI NGANJUK NOVI RAHMAN TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP JUAL BELI JABATAN   KPK BUKA KUNJUNGAN BAGI KELUARGA TAHANAN DI RUTAN KPK SAAT HARI RAYA IDUL FITRI DENGAN PROTOKOL KESEHATAN KETAT    KENDARAAN DI LUAR PELAT NOMOR JAWA BARAT MENDOMINASI PENGENDARA RODA DUA YANG MELINTAS DI JALUR PANTURA HARI INI   LEBIH DARI 1.200 KENDARAAN DIPUTAR BALIK DARI TITIK SEKAT KEDUNGWARINGIN, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT   HINDARI KERUMUNAN SAAT IDUL FITRI, PEMPROV DKI TUTUP SEMENTARA AKTIVITAS ZIARAH DI 82 TPU PADA 12-16 MEI 2021    IMAM BESAR MASJID ISTIQLAL NASARUDIN UMAR MINTA MAAF KEPADA JEMAAH ATAS PEMBATALAN SHALAT ID DI ISTIQLAL TAHUN INI   PENULARAN COVID-19 MASIH TINGGI DI DKI, MASJID ISTIQLAL BATALKAN PELAKSANAAN SHALAT IDUL FITRI 1442 HIJRIAH   PEMPROV DKI SEBUT PENUTUPAN TPU HANYA BERLAKU UNTUK ZIARAH, PELAYANAN PENGUBURAN JENAZAH TETAP DIBUKA   VAKSIN TAK JAMIN BEBAS COVID-19, DOKTER SUKARELAWAN COVID-19 FAJRI ADDAI IMBAU MASYARAKAT PATUHI LARANGAN MUDIK