Kompas TV bisnis bumn

Stafsus Menteri BUMN Minta Pembuat Sprindik Palsu Korupsi Alkes yang Seret Erick Thohir Diproses

Kamis, 10 Desember 2020 | 14:29 WIB
stafsus-menteri-bumn-minta-pembuat-sprindik-palsu-korupsi-alkes-yang-seret-erick-thohir-diproses
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS TV - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, meminta pihak yang menyebarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) terhadap Erick Thohir agar diproses.

Pasalnya, pelaku telah menyebarkan berita hoaks atau palsu. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun telah mengonfirmasi bahwa sprindik tersebut ternyata palsu atau hoaks.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Ada 16 Persen Warga Tidak Mau Divaksin

“Sesuai dengan informasi yang disampaikan KPK, bahwa itu tidak benar. Maka, kita bisa katakan bahwa ini, sprindik ini hoaks. Jadi, sudah cukup itu saja. Jadi kita tunggu saja berikutnya,” kata Arya dikutip dari Kompas.com pada Kamis (10/12/2020).

Arya berharap siapa pun pihak yang menyebarkan sprindik palsu itu agar ditindak tegas pihak berwenang.

“Kita harap kalau memang hoaks tolong juga diproses orang-orang yang membuat dan menyebar hoaks ini,” ucap Arya.

Baca Juga: Yayasan di Kalimantan Selatan Pulangkan Dana Bansos Usai Mensos Juliari Tersangka KPK

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, mengatakan surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap Menteri BUMN Erick Thohir adalah hoaks.

Dia menegaskan, KPK tak pernah mengeluarkan surat tersebut. Tak hanya itu, Firli bahkan menyebut tidak pernah membahas kasus dugaan korupsi terkait pengadaan alat rapid test Covid-19 yang tertuang dalam sprindik itu.

“Hoaks, saya nyatakan itu palsu. Saya tidak pernah tanda tangani surat seperti itu. Bahas kasusnya saja tidak pernah," kata Firli pada Kamis (10/12/2020).

Penulis : Tito Dirhantoro

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19