Kompas TV nasional hukum

Jadi Tersangka Suap Wenny Bukamo Ditahan 20 Hari di Polda Metro Jaya

Sabtu, 5 Desember 2020 | 23:13 WIB
jadi-tersangka-suap-wenny-bukamo-ditahan-20-hari-di-polda-metro-jaya
Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo tiba di gedung KPK dengan rompi tahanan, Sabtu (5/12/2020). (Sumber: KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang/jasa di Pemkab Banggai Laut.

Penetapan tersangka tersebut setelah Wenny menjalani pemeriksaan di Mapolres Banggai setelah dicokok dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (3/12/2020).

Tiba di KPK pada Sabtu (5/12/2020) Wenny sudah mengenakan rompi tahanan. Purnawirawan TNI AU tersebut ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Terjerat Kasus Suap, Bupati Banggai Laut Tiba di KPK Mengenakan Rompi Tahanan

“Tersangka akan menjalani masa tahanan 20 hari pertama sampai dengan tanggal 23 Desember 2020," ujar Plt Juru Bicara Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (5/12/2020).

Dalam kasus ini KPK menetapkan enam orang tersangka. Sebagai penerima suap yakni Wenny Bukamo, Recky Suhartono Godiman, orang kepercayaan Wenny dan Direktur PT Raja Muda Indonesia Hengky Thiono.

Untuk tersangka pemberi suap yakni Komisaris PT Bangun Bangkep Persada Hedy Thiono, Direktur PT Antarnusa Karyatama Mandiri Djufri Katili, dan Direktur PT Andronika Putra Delta Andreas Hongkiriwang.

Wenny diduga memerintahkan Recky untuk membuat kesepakatan dengan pihak rekanan yang mengerjakan beberapa proyek infrastruktur di Banggai Laut.

Baca Juga: Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo Ditangkap KPK

Selain itu, Wenny diduga mengondisikan pelelangan di Kabupaten Banggai Laut untuk memenangkan rekanan tertentu dan agar kembali mendapatkan proyek.

Penulis : Johannes Mangihot

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19