Kompas TV klik360 cerita indonesia

Difitnah! Ngabalin Laporkan Dua orang ke Polda Metro Jaya

Jumat, 4 Desember 2020 | 13:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tenaga Ahli utama Kepala Staf Ahli Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin laporkan dua orang ke Mapolda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik dan dugaan melanggar undang-undang ITE.

Kedua orang yang dilaporkan oleh Ali Mochtar Ngabalin adalah pengamat politik Muhammad Yunus Hanis dan Bambang Beathor Suryadi.

Keduanya dilaporkan lantaran menyebut Ngabalin terlibat dalam penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK dan menuding penyuap Edhy Prabowolah yang membiayai kepergian ngabalin ke Amerika Serikat.

“saya difitnah memiliki kontribusi sebagai orang yg berperan untuk memenjarakan pak Edhy Prabowo,”ujar Ngabalin

“ada tuduhan bahwa perjalanan dinas saya bersama KKP dibiayai penyuap. saya kira ini butuh penyelidikan,”ujar Ngabalin

Pernyataan kedua terlapor ini juga dimuat dalam dua pemberitaan online.

Atas pernyataan tersebut, Ngabalin merasa difitnah dan dicemarkan nama baikmya serta keluarga.

Oleh karenanya, keduanya dilaporkan atas dugaan fitnah, pencemaran nama baik dan pelanggaran undang-undang ITE.

Selain melaporkan dua orang tersebut, Ngabalin juga akan melaporkan dua media online yang memuat berita pernyataan kedua terlapor yang dinilai melanggar kode etik jurnalistik.

Untuk diketahui, Ali Mochtar Ngabalin disebut-sebut berada dalam satu pesawat dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat pulang dari Amerika Serikat.

Ngabalin tidak ditangkap KPK karena disebut tidak terkait dengan kasus yang menjerat Edhy Prabowo.

Penulis : Theo Reza


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:25
KEMENKEU AJAK KEMENTERIAN DAN LEMBAGA ASURANSIKAN BARANG MILIK NEGARA    POLRI IMBAU MASYARAKAT HATI-HATI PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI   PEMPROV DKI DIBANTU POLISI DALAMI MOTIF PENARIKAN PAKSA KABEL LISTRIK DI RUMAH POMPA DUKUH ATAS, JAKPUS    PEMPROV BABEL JADIKAN BALAI BENIH PERTANIAN PALEMPANG PUSAT PEMBIBITAN PORANG   MAHKAMAH AGUNG: HANYA 8 PERSEN PERMOHONAN PK KORUPTOR YANG DIKABULKAN   KEMENDAGRI MINTA PEMDA SEGERA REALISASIKAN APBD 2021 UNTUK KESEHATAN DAN EKONOMI    MENTERI PPPA PASTIKAN PEREMPUAN DAN ANAK DI PENGUNGSIAN BENCANA AMAN DAN NYAMAN   PEMPROV BABEL PINDAHKAN PASIEN DARI WISMA KARANTINA ASRAMA HAJI KE RS INFEKSI DAN KARANTINA COVID-19   IDI: STRATEGI PENANGANAN DI HULU AKAN TENTUKAN PENANGANAN PANDEMI COVID-19 DI TANAH AIR   MENRISTEK: PENGEMBANGAN VAKSIN COVID-19 DALAM NEGERI PERLU PERHATIKAN ASPEK AMAN DAN TERJANGKAU    MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: VAKSIN MERAH PUTIH MENJAGA KEBERLANJUTAN KEKEBALAN MASSAL DI TANAH AIR   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: TUGAS PEMERINTAH BANTU AKSELERASI PEMBELAJARAN TERUTAMA SAAT PANDEMI COVID-19   MENDIKBUD PASTIKAN SEMUA GURU HONORER BISA IKUTI SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) 2021   BNPB MINTA PEMDA SEGERA SELESAIKAN DATA RUMAH RUSAK PASCAGEMPA SULAWESI BARAT