Kompas TV nasional peristiwa

Ada yang Halangi Proses Hukum Rizieq Shihab, Kapolri Idham Azis: Kita Sikat Semua

Jumat, 4 Desember 2020 | 01:50 WIB
ada-yang-halangi-proses-hukum-rizieq-shihab-kapolri-idham-azis-kita-sikat-semua
Kapolri Jenderal Idham Azis (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS TV - Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan bakal mempidanakan pihak-pihak yang menghalangi kepolisian dalam melakukann proses penegakan hukum kepada Imam Besar Fornt Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Idham Azis merasa perlu memberikan peringatan demikian. Sebab, anak buahnya kesulitan melakukan proses penegakan hukum lantaran kerap diadang massa pendukung Rizieq Shihab.

Seperti diketahui, Laskar Pembela Islam (LPI)—organisasi sayap FPI—menjaga ketat akses masuk ke rumah Rizieq Shihab sejak terjadi kerumunan massa di Petamburan, Jakrta Pusat, yang diduga terjadi pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: MER-C: Yang Wajib Laporkan Hasil Tes Swab Rizieq Shihab Bukan Dokternya, Tapi Laboratorium

Beberapa kali polisi bertandang ke Petamburan, namun diadang oleh barisan LPI. Mereka tak mengizinkan polisi masuk ke rumah Rizieq walau hanya untuk melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan.

“Ada sanksi pidana untuk mereka yang mencoba menghalangi petugas dalam melakukan proses penegakan hukum," kata Idham melalui keterangan resminya di Jakarta pada Kamis (3/12/2020).

Idham Azis mengatakan, setiap pemangku kepentingan (stakeholder) ataupun organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terlibat harus patuh dengan payung hukum yang berlaku di Indonesia.

Penulis : Tito Dirhantoro


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Moch IdrusAlayubi
Selasa, 5 Januari 2021, 15:11 WIB
atuttt



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:04
ARMADA KAPAL INDUK ANGKATAN LAUT AMERIKA SERIKAT MEMASUKI LAUT CHINA SELATAN   TERDAMPAK PANDEMI, DISNEYLAND PARIS TUNDA PEMBUKAAN HINGGA APRIL 2021   ISRAEL BUKA KEDUTAAN PERTAMA DI UNI EMIRAT ARAB   WABUP BANTUL, DIY, ABDUL HALIM MUSLIH, POSITIF COVID-19 BERDASARKAN PEMERIKSAAN TES CEPAT ANTIGEN   SEBANYAK 20 NARAPIDANA DAN PEGAWAI LAPAS NARKOTIKA CIREBON POSITIF TERINFEKSI KORONA   BPBD LEBAK, BANTEN, INGATKAN WARGA UNTUK WASPADA BANJIR DAN LONGSOR   PETUGAS TRANSJAKARTA TANGKAP PRIA YANG MENCURI CAIRAN PEMBERSIH TANGAN   PSBB JAKARTA DIPERPANJANG, RESTORAN DAN WARUNG MAKAN BOLEH BUKA MELAYANI TAMU HINGGA PUKUL 20.00 WIB   KPK PANGGIL 6 SAKSI DALAM KASUS MERINTANGI PENYIDIKAN MANTAN SEKRETARIS MA NURHADI   MK: ADA 132 PERKARA SENGKETA HASIL PILKADA 2020   BESOK, MK GELAR SIDANG SENGKETA HASIL PILKADA 2020   MENKEU SEBUT SEJUMLAH PROYEK SENILAI RP 27 TRILIUN AKAN DIDANAI MENGGUNAKAN SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA   MENKEU SRI MULYANI SEBUT WAKAF TUNAI DI PERBANKAN HINGGA 20 DESEMBER 2020 MENCAPAI RP 328 MILIAR   PRESIDEN JOKOWI: PEMANFAATAN WAKAF UNTUK ATASI KEMISKINAN