Kompas TV regional berita daerah

Kreatif! Di tengah Pandemi Para Difabel Tetap berkreasi Produksi Tas Blongsong Songket

Jumat, 4 Desember 2020 | 01:08 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.TV-

Sedikit yang tahu jika hasil kerajinan tas blongket ini adalah hasil karya para penyandang disabilitas di Kota Palembang. Para penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas kreatif difabel ini, mampu membuktikan jika keterbatasan fisik tidak menghentikan ide kreatif mereka, apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini

Adanya bisnis tas blongket yang diproduksi langsung oleh para difabel ini merupakan suatu bentuk gerakan amal dan kemanusiaan di bidang usaha ekonomi yang digagas oleh asosiasi pelaku UKM disabilitas. Pasalnya banyak para difabel yang memiliki usaha dan keahlian menjahit namun masih belum terarah dari sisi bisnis.
Sejak dibentuk dua tahun yang lalu, 75 orang penyandang tuna rungu ini sudah mampu memproduksi tas blongket secara mandiri dengan peralatan sederhana.

Tas berbahan blongket atau blongsong songket menjadi salah satu kerajinan dari Kota Palembang yang banyak diburu masyarakat di tengah masa pandemi ini. Berbeda dari penggunaan bahan tas pada umumnya tas yang diproduksi oleh komunitas kreatif difabel Palembang ini menggunakan bahan kain yang harganya cukup mahal di pasaran.
Cara pembuatannya pun hampir sama dengan pembuatan tas pada umumnya. Bahan kain blongket dipotong sesuai dengan pola yang telah dibuat sebelumnya. Bahan kemudian dijahit menggunakan mesin hingga membentuk pola tas. Setelah itu barulah dipasangi beberapa perlengkapan lainnya seperti tali tas.

Produksi tas berbahan blongket yang dilakukan oleh komunitas kreatif difabel sudah mulai dilakukan sejak dua tahun terakhir. Pemasaran tas blongket ini dilakukan secara individual ke masyarakat sekitar. Namun belakangan, di tengah masa pandemi ini penjualan dilakukan secara daring.

Dalam sehari, para anggota komunitas kreatif difabel mampu memproduksi sebanyak 5 buah tas. Untuk satu buah tas berbahan blongket ini dibanderol dengan harga Rp 350 ribu.

Penulis : Herwanto


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:32
KRI SOEHARSO TURUNKAN MUATAN TRAFO DAN TIANG PLN UNTUK PERBAIKI ALIRAN LISTRIK YANG RUSAK AKIBAT GEMPA DI SULBAR   RELIEF BERUSIA 55 TAHUN AKAN DIPAMERKAN SAAT PERESMIAN GEDUNG SARINAH JAKARTA PADA 10 NOVEMBER 2021   MULAI 20 JANUARI 2021, JALAN KATEDRAL DI SAWAH BESAR, JAKPUS, DITUTUP IMBAS PROYEK TEROWONGAN ISTIQLAL-KATEDRAL   DINKES DKI: ISOLASI MANDIRI DI RUMAH SERING TIMBULKAN KLASTER KELUARGA   WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU SEMUA PIHAK DUKUNG PELAKSANAAN GERAKAN NASIONAL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PASIEN KORONA   KETUA PMI JUSUF KALLA AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR DARAH PLASMA KONVALESEN GUNA KURANGI PENYEBARAN KORONA   PT LIGA INDONESIA BARU MASIH TUNGGU IZIN KEPOLISIAN AGAR KOMPETISI LIGA 1 2021 DAPAT BERGULIR   PT LIGA INDONESIA BARU (LIB) MEMPROYEKSIKAN MENGGELAR LIGA 1 2021 PADA MARET MENDATANG   WHO: DUNIA DI AMBANG "BENCANA MORAL" DALAM DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19   MASUK ZONA MERAH KORONA, PEMKAB PONOROGO AKAN MENERAPKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT   PEMKAB BANGKALAN, JATIM, MENUTUP 11 KANTOR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KARENA TEMUAN ASN POSITIF KORONA   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA BAKAL BERI SANKSI KE RS UMMI ATAS KASUS KONTROVERSI TES USAP RIZIEQ SHIHAB   DIPERIKSA KPK, GUBERNUR BENGKULU BANTAH TERLIBAT KASUS SUAP EDHY PRABOWO SOAL IZIN EKSPOR BENUR   KEMENTAN SEBUT KENAIKAN HARGA PUPUK SUBSIDI UNTUK TUTUPI KEKURANGAN ANGGARAN 2021