Kompas TV regional viral

Beredar Video Viral Lafal Adzan Diganti Ajakan Jihad, Masyarakat Diminta Tidak Terprovokasi!

Rabu, 2 Desember 2020 | 21:10 WIB

MAJALENGKA, KOMPAS.TV - Massa Front Pembela Islam atau FPI mendatangi Polres Majalengka, Jawa Barat terkait pengusutan video viral lafal adzan yang diganti dengan ajakan jihad.

Selain Massa FPI, Tim Kuasa Hukum mendatangi Satreskrim Polres Majalengka untuk menanyakan proses pemeriksaan yang tengah dilakukan polisi.

Ada 6 orang yang kini diperiksa polisi terkait video viral lafal adzan yang diganti dengan ajakan jihad.

Hasil pemeriksaan kepada keenamnya akan menentukan status hukum dalam kasus ini.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia Majalengka meminta MUI Pusat mengeluarkan fatwa soal lafal adzan yang diubah.

Ketua MUI Majalengka, Anwar Sulaeman menyatakan adanya penyimpangan terhadap video yang mengubah lafal adzan.

Polisi juga tengah mengusut kasus adzan dengan ajakan jihad, dengan mendalami motif pelaku serta unsur pidana dalam pembuatan ini. 

Tak hanya itu, keterkaitan pelaku dengan kelompok atau aliran tertentu juga masih dalam penyelidikan.

Karena itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tenang dan kondusif serta tidak terprovokasi dengan informasi-informasi yang beredar.

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:28
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR