Kompas TV nasional peristiwa

Rizieq Dipanggil Polisi, Mahfud: Kalau Merasa Sehat, Harusnya Kooperatif!

Selasa, 1 Desember 2020 | 16:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mengusut kerumunan di acara Maulid Nabi, dan pernikahan putrinya di Petamburan, polisi menjadwalkan pemeriksaan Pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab hari ini.

Menko Polhukam Mahfud MD, meminta Rizieq untuk kooperatif, meski hasil tes usapnya masih jadi misteri.

Polisi pun menyiapkan tes usap sebelum Rizieq diperiksa sebagai saksi dalam acara yang melanggar protokol kesehatan itu.

Polisi menemukan dugaan pelanggaran pidana, pada kerumunan, di acara yang dihadiri Rizieq Shihab, pertengahan November lalu.

Rizieq pun, dipanggil Polda Metro Jaya, pada  1 Desember, untuk diusut terkait dugaan penghasutan, dan tidak patuh pada undang-undang kekarantinaan kesehatan, bersama menantunya, Hanif Alatas, dan Biro Hukum FPI.

Tak hanya Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, juga akan segera memanggil Rizieq, untuk mengusut kerumunan serupa, yang terjadi di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Menko Polhukam, Mahfud MD pun meminta Rizieq kooperatif, menghadiri panggilan pemeriksaan, jika merasa sehat.

Kekhawatiran soal Rizieq yang tak kooperatif muncul,  setelah  massa Laskar FPI menghadang polisi yang mendatangi rumah Rizieq di Petamburan, untuk menyerahkan surat panggilan penyidik, Minggu sore lalu.

Hingga Senin sore, Kuasa Hukum FPI berkilah, bahwa Rizieq masih harus beristirahat.

Selain itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo, juga menyesalkan sikap Rizieq Shihab yang menolak menjalani tes usap, dan tracing atau penelusuran kontak erat dengan pasien Covid-19.

Pasalnya, Rizieq sempat berkontak dekat dengan pasien positif Covid-19.

Tes usap sebelum diperiksa sebagai saksi di Polda Metro Jaya pun menanti Rizieq Shihab.

Sebelumnya, polisi telah meminta klarifikasi sejumlah tokoh dan pejabat setempat, terkait dengan pidana pelanggaran kekarantinaan kesehatan, yang terjadi dalam kerumunan massa Rizieq, pertengahan November lalu.

Di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakilnya Ahmad Riza Patria, serta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Penulis : Aleksandra Nugroho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:39
KEMENKEU AJAK KEMENTERIAN DAN LEMBAGA ASURANSIKAN BARANG MILIK NEGARA    POLRI IMBAU MASYARAKAT HATI-HATI PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI   PEMPROV DKI DIBANTU POLISI DALAMI MOTIF PENARIKAN PAKSA KABEL LISTRIK DI RUMAH POMPA DUKUH ATAS, JAKPUS    PEMPROV BABEL JADIKAN BALAI BENIH PERTANIAN PALEMPANG PUSAT PEMBIBITAN PORANG   MAHKAMAH AGUNG: HANYA 8 PERSEN PERMOHONAN PK KORUPTOR YANG DIKABULKAN   KEMENDAGRI MINTA PEMDA SEGERA REALISASIKAN APBD 2021 UNTUK KESEHATAN DAN EKONOMI    MENTERI PPPA PASTIKAN PEREMPUAN DAN ANAK DI PENGUNGSIAN BENCANA AMAN DAN NYAMAN   PEMPROV BABEL PINDAHKAN PASIEN DARI WISMA KARANTINA ASRAMA HAJI KE RS INFEKSI DAN KARANTINA COVID-19   IDI: STRATEGI PENANGANAN DI HULU AKAN TENTUKAN PENANGANAN PANDEMI COVID-19 DI TANAH AIR   MENRISTEK: PENGEMBANGAN VAKSIN COVID-19 DALAM NEGERI PERLU PERHATIKAN ASPEK AMAN DAN TERJANGKAU    MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: VAKSIN MERAH PUTIH MENJAGA KEBERLANJUTAN KEKEBALAN MASSAL DI TANAH AIR   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: TUGAS PEMERINTAH BANTU AKSELERASI PEMBELAJARAN TERUTAMA SAAT PANDEMI COVID-19   MENDIKBUD PASTIKAN SEMUA GURU HONORER BISA IKUTI SELEKSI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) 2021   BNPB MINTA PEMDA SEGERA SELESAIKAN DATA RUMAH RUSAK PASCAGEMPA SULAWESI BARAT