Kompas TV nasional berita kompas tv

RS Ummi Soal Hasil Swab Rizieq Shihab, Begini Mekanisme RS Soal Data Pasien yang Dirahasiakan

Senin, 30 November 2020 | 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – RS Ummi Bogor yang diduga sempat menutup-nutupi hasil tes usap atau swab test Habib Rizieq Shihab, berujung pada proses hukum di kepolisian.

Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) dr. Lia G. Partakusuma memberikan penjelasan terkait bagaimana mekanisme sebuah rumah sakit memberikan informasi hasil swab test pasien.

Mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan No. 413 tahun 2020 tentang pedoman kesehatan pengendalian Covid-19 yang mewajibkan rumah sakit membuat pelaporan terkait data Covid-19.

Lia mengatakan pihak rumah sakit sehari-hari melaporkan data seluruh pasien Covid-19 ke rumah sakit online.

“Rumah sakit online ini ada data-data tentang terutama jumlah-jumlah kumulatif ya pasien suspek, probable, meninggal, baik itu jenis kelamin dan sebagainya termasuk kormobitnya ada atau tidak,” ujar Lia, Senin (30/11/2020).

Data pasien juga wajib dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

Dalam waktu dekat, lanjut Lia, dinas kesehatan akan melaporkan hasil pemeriksaan ke All Record, tak terkecuali seluruh laboratorium.

Dalam hal ini kerahasiaan pasien tak akan dipublikasikan ke publik, melainkan ke pihak yang berwajib sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) dr. Mahesa Paranadipa Maykel menyebut baik penyakit yang mewabah maupun tidak, kerahasiaan pasien sudah semestinya dijaga yang diatur dalam undang-undang.

Namun, dalam kondisi tertentu rahasia kedokteran tersebut bisa dibuka.

Misalnya dalam perintah undang-undang, perintah pengadilan atau permintaan aparat dalam rangka penegakkan hukum, izin dari yang bersangkutan, serta kepentingan pasien tersebut.

Lebih lengkap simak dialog bersama Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) dr. Lia G. Partakusuma, Ketua Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI) dr. Mahesa Paranadipa Maykel, dan Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagyo.

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:18
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR