Kompas TV regional berita daerah

Polresta Bogor Tetap Lanjutkan Proses Hukum RS Ummi Meski Telah Buat Klarifikasi ke Pemkot

Senin, 30 November 2020 | 10:22 WIB

BOGOR, KOMPAS.TV - Adanya iktikad baik dari Manajemen Rumah Sakit Ummi Bogor dalam menjelaskan polemik tes usap (swab test) Rizieq Shihab membuat satgas penanganan Covid-19 Kota Bogor mempertimbangkan untuk mencabut laporan di kepolisian.

Terkait pertimbangan tersebut, pihak kepolisian tak bisa menerima pencabutan laporan tersebut.

Berdasarkan laporan Jurnalis KompasTV, Kapolres Kota Bogor Kombes Hendri Fiuser menyatakan alasannya ialah tindakan yang dilakukan oleh RS Ummi Bogor ini murni pidana hukum dan bukan merupakan delik aduan yang bisa dicabut pelaporannya.

Baca Juga: Polisi Selidiki Kepergian Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor

Hal ini mengindikasikan pihak Polresta Bogor akan tetap melanjutkan proses hukum yang berlaku.

Selanjutnya, Polresta Bogor akan memanggil pihak-pihak RS Ummi yang terkait menghambat pemanggilan tes usap Rizieq Shihab.

Rencananya, Direktur RS Ummi Bogor serta jajarannya, serta staf manajemen rumah sakit akan dipanggil hari ini (30/11/2020).

Baca Juga: Sempat Dihadang FPI, Polda Metro Jaya Akan Panggil Rizieq Shihab 1 Desember Besok

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:42
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR