Kompas TV entertainment musik

PENTAGON Tunda Konser Online karena Member Kontak dengan Pasien Covid-19

Minggu, 29 November 2020 | 20:11 WIB
pentagon-tunda-konser-online-karena-member-kontak-dengan-pasien-covid-19
Boyband Korea Selatan PENTAGON (Sumber: Soompi)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Boyband asal Korea Selatan PENTAGON seharusnya menggelar konser online pada hari ini, Minggu (29/11/2020) pukul 15.00 waktu setempat. Namun konser ditunda karena salah satu member, Yeo One, kontak dengan pasien positif Corona.

Kabar tersebut diungkap langsung oleh Cube Entertainment melalui sebuah pernyataan. Konser bertajuk WE L:VE. itu harus ditunda karena para member harus menjalani karantina mandiri.

"Halo ini Cube Entertainment. Pernyataan ini dibuat untuk memberitahu fans soal keputusan menunda konser PENTAGON, WE L:VE. yang seharusnya digelar pada 29 November pukul 15.00," tulisnya.

Selain Yeo One, personel PENTAGON lainnya juga menjalani tes Covid-19 dan melakukan karantina mandiri.

"Keputusan ini dibuat demi keselamatan dan kesehatan artis dan staf. Kami minta maaf kepada fans yang sudah menantikan konser ini. Kami akan mengikuti protokol pencegahan," tambahnya.

Agensi meminta pengertian fans atas penundaan konser ini. Langkah ini diambil untuk keselamatan semua pihak, baik staf maupun artis.

"Sekali lagi, kami minta maaf karena sudah membuat khawatir. Kami akan merilis pernyataan lagi soal tanggal baru untuk konser online PENTAGON dan detail lain. Terima kasih," tutup pihak agensi.

Penulis : Dian Septina


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:30
KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH    MENLU: SEPANJANG 2020, PEMERINTAH TELAH PULANGKAN 589 ABK WNI YANG ALAMI MASALAH DI KAPAL TIONGKOK    DVI POLRI: 2 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 ASAL LAMPUNG TERIDENTIFIKASI   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME    SATGAS COVID-19 PERBOLEHKAN PENUMPANG KERETA API JARAK JAUH DI PULAU JAWA GUNAKAN GENOZE UNTUK TES KORONA   WAKIL BUPATI BANTUL ABDUL HALIM MUSLIH POSITIF COVID-19   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   PRESIDEN JOKOWI DIJADWALKAN TERIMA SUNTIKAN KEDUA VAKSIN COVID-19 BESOK   POLISI TETAPKAN EMPAT TERSANGKA DALAM KASUS PENJUALAN KOSMETIK ILEGAL DI MAKASSAR