Kompas TV brandsight

Bisnis Salon Ikan Cupang, Ternyata Cukup Menggiurkan

Minggu, 29 November 2020 | 01:01 WIB

MALANG, KOMPAS.TV – Bisnis salon cupang di tengah pandemi Covid-19 ternyata sangat menguntungkan.

Aziz Rizki Pratama, salah satu pebisnis salon cupang. Ia telah membuka usaha tersebut sejak tahun 2012.

Aziz memberikan jasa perawatan dan kecantikan terhadap ikan cupang, terutama sebelum dilombakan.

Aziz mengatakan, biasanya ikan cupang dibawa ke salon sebelum mengikuti kontes atau perlombaan.

“Biar rapi, biar enak dilihat. Kalau ikan cupang nggak disalon, pas lomba itu kan nggak enak” ungkap Aziz.

Baca Juga: Keren! Siswi SMP Cimahi Juara I Festival Menari Virtual di Paris

Sejak masa pandemi Covid-19, Aziz mengaku telah mendapatkan untung yang berlipat.

Pasalnya, saat warga diminta untuk tinggal di rumah oleh pemerintah, mereka cenderung mencari hobi baru, salah satunya adalah memelihara ikan cupang.

Perawatan ikan cupang tidak memakan waktu yang lama, yakni hanya sekitar lima menit.

Ikan terlebih dahulu dibius dalam rendaman air tembakau. Saat ikan tak sadar, barulah proses mempercantik ikan dimulai.  

Bagian ekor dan sirip ikan dibersihkan dan dihias sedemikian rupa hingga terlihat cantik. 

Dalam satu hari, Aziz mampu melakukan perawatan terhadap 150 ikan cupang.

Harga untuk perawatan satu ekor cupang adalah 25 ribu rupiah. 

Penulis : Abdur Rahim


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:02
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR