Kompas TV regional berita daerah

Program Rumah Murah untuk ASN di Jawa Tengah, Apa Syaratnya?

Minggu, 29 November 2020 | 00:53 WIB

SEMARANG, KOMPAS.TV - Tepat di hari jadi ke-49, Korpri Jateng meluncurkan program pembangunan perumahan bagi ASN yang belum memiliki rumah.

Perumahan yang terletak di kelurahan Bangetayu, Kota Semarang itu, menempati lahan seluas 9,8 hektar.

Peletakan batu pertama perumahan Korpri Jateng itu dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.  

Ganjar menegaskan, ASN yang bisa mendapatkan rumah harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Diantaranya belum memiliki rumah dan minimal 3 tahun menjadi ASN.

Menurut Ketua Korpri Jateng Sujarwanto Dwiatmoko, rencananya di lokasi ini akan dibangun 237 unit dengan type 36, serta luas tanah antara 64-210 meter persegi, rumah bagi para ASN ini dibanderol dengan harga mulai 265 juta rupiah.

Selain membangun perumahan, dalam acara HUT ke-49 Korpri Jateng itu, sejumlah acara bakti sosial juga dilakukan, diantaranya rehabilitasi 50 rumah tidak layak huni dan pembagian ratusan paket sembako pada masyarakat.

Yang jelas, fasilitas rumah terjangkau bagi ASN di Jateng tak boleh disalahgunakan.

Rumah harus ditempati dan tidak boleh dijual.

Harapannya, program perumahan ini bisa bermanfaat bagi ASN yang mengabdikan diri untuk melayani masyarakat.

Penulis : Reny Mardika


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:24
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR