Kompas TV regional berita daerah

Pemuda Aniaya Dan Rampas Emas PSK

Sabtu, 28 November 2020 | 00:45 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.TV - Beginilah pelaku bernama Wandi, yang bekerja sebagai operator dump truk tambang, hanya bisa tertunduk malu saat kamera jurnalis menyoroti wajahnya.

Pria yang memiliki dua anak ini harus mendekam di penjara dengan jangan jangka waktu yang lama lantaran melakukan perampasan dengan kekerasan kepada wanita pekerja seks komersial.

Pelaku beraksi di kamar korbannya, tepatnya di Jalan Poros Samarinda-Tenggaraong, yang biasa disebut warung kopi pangku.

Korban berinisial S-I dianiaya di kamar mandi setelah melakukan hubungan badan dengan menggunakan palu. Pelaku memukul bagian kepala hingga korban mengalami luka parah dan tak sadarkan diri.

Pelaku kemudian mengambil perhiasan yang ternyata hanya emas imitasi yang di pakai korban.

Namun saat mencoba kabur, warga sekitar yang mendengan teriakan korban kemudian menghadang pelaku dan membawanya ke makopolsek Samarinda Ulu.

Menurut keterangan kanit reskrim Muhammad Ridwan, pelaku tergiur dengan perhiasan yang digunakan korban.

Lantaran pelaku sebelumnya  kalah bermain judi, pelaku berencana menjual perhiasan rampasannya untuk kebutuhan hidup pelaku. Pasalnya, uang hasil kerjanya sudah habis di meja judi, atas perbuatannya pelakupun diancam hukuman minimal 5 tahun penjara.

#PelakuKekerasan#AniayaKorban#RampasEmas

Penulis : KompasTV Tenggarong


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Cara Kita Bersyukur kepadaNya

Rabu, 27 Januari 2021 | 06:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:09
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS