Kompas TV regional berita daerah

PMI Kesulitan Dapatkan Pendonor Plasma Konvalesen

Sabtu, 28 November 2020 | 08:11 WIB

MALANG-KOMPAS.TV-Tingginya permintaan akan plasma konvalesen untuk pasien covid 19 di Kota Malang membuat PMI Kota Malang tidak lagi memiliki stok.

Selain itu, Unit Donor Darah (UDD) PMI juga kesulitan untuk mendapatkan pendonor plasma konvalesen.

Kesulitan ini karena beberapa faktor.

Diantaranya adalah adanya rasa trauma dari masyarakat untuk melakukan donor plasma.

Karena plasma konvalesen ini hanya bisa didapatkan dari orang yang pernah positif covid 19 dan sudah dinyatakan sembuh, dibuktikan dengan hasil tes SWAB terakhir dan dinyatakan negatif.

Karena tidak adanya stok plasma konvalesen, PMI Kota Malang harus mendatangkan dari Jakarta untuk memenuhi kebutuhan plasma konvalesen.

Untuk itu pihak PMI  berharap warga yang dinyatakan sembuh dari covid 19 mau mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu sesama.

 “Kalau saat ini stok kami hari ini kosong untuk plasma konvalesen, kami berusaha untuk mencari semua golongan karena yang perlu tidak hanya di Malang saja” kata Agus Tri Prasetyo, Kasi Pengelollan Donor PMI Kota Malang.

Selain kesulitan mendapat plasma konvalesen, aat ini stok darah di UDD PMI Kota Malang juga semakin menipis,  yakni di bawah 500 kantong darah.

Padahal idealnya stok darah yang dimiliki PMI adalah 1000 kantong darah.

#plasmakonvalesen #stokdarah

Penulis : KompasTV Malang


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Cara Kita Bersyukur kepadaNya

Rabu, 27 Januari 2021 | 06:00 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
07:21
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS