Kompas TV nasional hukum

KPK Tidak Menutup Kemungkinan Periksa Ali Mochtar Ngabalin

Kamis, 26 November 2020 | 17:27 WIB
kpk-tidak-menutup-kemungkinan-periksa-ali-mochtar-ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menutup kemungkinan akan memeriksa Tenaga Ahli Kepala Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. Pemeriksaan tersebut akan dilakukan jika Ngabalin dianggap mengetahui mengenai kasus dugaan suap ekspor benih lobster.

Ngabalin sendiri diketahui ikut bersama dengan rombongan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ke Amerika Serikat.

"Pihak-pihak yang kemudian tidak turut serta dibawa dan dimintai keterangan oleh KPK pada saat proses penyidikan, ternyata ada fakta yang bersangkutan diduga mengetahui, KPK akan memanggilnya," tutur Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam pernyataannya secara visual kepada Jurnalis Kompas TV Glenys Octania, Kamis (26/11/2020).

Jika Ngabalin dipanggil KPK untuk memberikan keterangan, maka akan berstatus sebagai saksi di dalam proses penyidikan tersebut.

Baca Juga: Satu Rombongan dengan Menteri Edhy Prabowo, Ngabalin Langsung Pulang, Kok Bisa?

Sejauh ini KPK belum mendapatkan informasi apakah Ngabalin mengetahui mengenai kasus yang sedang ditangani KPK tersebut.

Hal itu pula yang membuat KPK, pada saat penangkapan Menteri Edhy Prabowo di Bandara Soekarno-Hatta dini hari kemarin, tidak ikut membawa Ali Mochtar Ngabalin.

Penulis : Hariyanto Kurniawan


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Cerita Rasa

Bakso Pizza!! Baru Tau kan Cobain yuuk!

Selasa, 26 Januari 2021 | 19:02 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:02
KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH    MENLU: SEPANJANG 2020, PEMERINTAH TELAH PULANGKAN 589 ABK WNI YANG ALAMI MASALAH DI KAPAL TIONGKOK    DVI POLRI: 2 JENAZAH KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 ASAL LAMPUNG TERIDENTIFIKASI   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME    SATGAS COVID-19 PERBOLEHKAN PENUMPANG KERETA API JARAK JAUH DI PULAU JAWA GUNAKAN GENOZE UNTUK TES KORONA   WAKIL BUPATI BANTUL ABDUL HALIM MUSLIH POSITIF COVID-19   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   PRESIDEN JOKOWI DIJADWALKAN TERIMA SUNTIKAN KEDUA VAKSIN COVID-19 BESOK   POLISI TETAPKAN EMPAT TERSANGKA DALAM KASUS PENJUALAN KOSMETIK ILEGAL DI MAKASSAR