Kompas TV regional berita daerah

Imbauan Disdik Kalbar, Guru dan Murid harus Patuhi Protokol Kesehatan

Kamis, 26 November 2020 | 11:27 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Secara simultan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mengimbau masyarakat untuk taat terhadap protokol kesehatan pencegahan covid-19. Imbauan disampaikan ke seluruh lini, tak terkecuali bidang pendidikan, khususnya pengajar dan murid.

Sejak pandemi covid-19, proses pembelajaran dilakukan secara tidak tatap muka atau dengan sistem daring. Meski demikian, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat mengimbau para guru dan murid untuk menaati protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Para guru dan murid diimbau untuk senantiasa menjalani protokol kesehatan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Selain itu, para guru dan murid diharapkan selalu menjaga imunitas tubuh, agar terhindar dari risiko tertular covid-19.

“Harapan saya kepada bapak-ibu guru dan seluruh murid di Kalbar, tetap menjaga protokol kesehatan, menggunakan masker, jangan ke luar rumah kalau tidak ada kepentingan, dan hindari kerumunan, jaga jarak, dan sering mencuci tangan pakai sabun,” ucap Sugeng Hariadi, Kepala Dinas Pendidikan Kalbar.

Imbauan tersebut bukan tanpa alasan, sejak pandemi covid-19 masuk ke Kalimantan Barat, klaster pendidikan pernah terjadi. Sebelumnya, tercatat puluhan tenaga pengajar, termasuk pengelola sekolah dan puluhan siswa pernah terjangkit covid-19.

Imbauan tersebut juga disampaikan menjelang proses sekolah tatap muka yang rencananya akan digelar bulan Januari mendatang.

#SekolahTatapMuka #Covid19 #Kalbar #ProtokolKesehatan

Penulis : KompasTV Pontianak


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:41
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS