Kompas TV regional berita daerah

Sekolah Tatap Muka Bulan Januari, Disdik Kalbar Minta SMA & SMK Bersiap

Kamis, 26 November 2020 | 11:21 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan memulai pembelajaran tatap muka. Pembelajaran tatap muka diharapkan dapat dimulai per bulan Januari tahun 2021 mendatang. Meski demikian, Kementerian Pendidikan memberikan pilihan dan keputusan kepada masing-masing pemerintah daerah.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Upayakan Zona Hijau, agar Januari 2021 Bisa Sekolah Tatap Muka

Di Kalimantan Barat, saat ini pelaksanaan sekolah tatap muka masih menunggu keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Keputusan akan diambil setelah melihat perkembangan terkini pandemi covid-19, khususnya zonasi kasus di seluruh daerah.

Meski demikian, Pemprov Kalbar meminta seluruh sekolah, khususnya SMA dan SMK untuk bersiap, di antaranya mempersiapkan sarana prasarana terkait protokol pencegahan covid-19.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, dan sekolah harus menyiapkan sarana dan pra sarana, seperti thermo gun, tempat cuci tangan menggunakan air mengalir, terus kantin belum boleh buka, dan pelajaran olahraga belum boleh dilaksanakan, tutur Sugeng Hariadi, Kepala Dinas Pendidikan Kalbar.

Selain mempersiapkan sarana pencegahan covid-19, seluruh sekolah juga diharapkan mengatur strategi pembelajaran, seperti mengatur waktu belajar dan mengatur kuota kelas menyesuaikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Simak informasi lain dari Kota Pontianak dan Kalimantan Barat di kanal YouTube KompasTV Pontianak.

#SekolahTatapMuka #Covid19 #Kalbar #ProtokolKesehatan

Penulis : KompasTV Pontianak


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:49
MULAI 5 FEBRUARI 2021, PENGECEKAN COVID-19 DENGAN GENOSE TERSEDIA DI STASIUN GAMBIR DAN YOGYAKARTA    PEMPROV DKI TARGETKAN TPU ROROTAN, JAKARTA UTARA, KHUSUS JENAZAH PASIEN COVID-19 BISA DIGUNAKAN FEBRUARI 2021   KETUA BANGGAR DPR HARAP PERPANJANGAN DANA OTONOMI KHUSUS PAPUA HINGGA 20 TAHUN DAPAT LEBIH DIOPTIMALKAN   BUPATI BOGOR GANDENG PEMUKA AGAMA YAKINKAN MASYARAKAT KEHALALAN VAKSIN COVID-19   PEMKOT JAKARTA PUSAT SIAPKAN TENAGA KESEHATAN UNTUK PANTAU WARGA POSITIF COVID-19 YANG ISOLASI DI LIMA GOR   HIMPUNAN KERUKUNAN TANI INDONESIA SIAP DAMPINGI PETANI TINGKATKAN PRODUKSI PERTANIAN   BNPB TARGETKAN PENYELESAIAN DAMPAK GEMPA SULAWESI BARAT SELESAI ENAM BULAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DAN 3T HARUS KITA LAKUKAN BERSAMA   MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA PEMDA EVALUASI PROGRAM PENGENDALIAN PANDEMI COVID-19   KASUS COVID-19 LEWATI 1 JUTA, MENKES: RAKYAT DAN PEMERINTAH HARUS KERJA SAMA ATASI PANDEMI   TEKAN PENYEBARAN COVID-19, PEMKAB SIDOARJO TUTUP ALUN-ALUN DAN TAMAN   KPK DALAMI ALIRAN UANG DALAM KASUS DUGAAN SUAP PENGURUSAN PROYEK DI KABUPATEN INDRAMAYU   WAGUB DKI: JUMLAH TEMPAT TIDUR DI RS RUJUKAN COVID-19 AKAN DITAMBAH MENJADI 50 PERSEN DARI KAPASITAS RS   WAGUB DKI: TANPA WARGA LUAR JAKARTA, OKUPANSI RS DI JAKARTA HANYA 60 PERSEN