Kompas TV regional berita daerah

Kasus Penghinaan yang Dilaporkan Gubernur Kalbar Berlanjut, Polisi telah Periksa Sejumlah Saksi

Kamis, 26 November 2020 | 11:15 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.TV - Kapolresta Pontianak memastikan kasus dugaan penghinaan yang dilaporkan Gubernur Kalimantan Barat masih terus berlanjut. Dalam kasus ini, Gubernur Kalbar melaporkan orasi yang dilakukan peserta demo tolak Omnibus Law pada 10 November lalu, ke Polresta Pontianak.

Baca Juga: Gubernur Kalbar tak akan Cabut Laporan terkait Penghinaan oleh Oknum Demonstran

Kapolresta juga memastikan terlapor yang masih berstatus anak di bawah umur, juga memperoleh pendampingan KPPAD sesuai ketentuan undang-undang. Bahkan, hingga kini polisi telah memeriksa setidaknya tiga orang saksi.

“Ada beberapa orang saksi yang sudah kita mintai keterangan, saat ini sudah tiga orang. Tentunya ini masih terus kita melakukan berbagai upaya untuk menguatkan alat bukti yang ada,” ucap Kombes Komarudin.

Para saksi yang diperiksa merupakan orang-orang yang berada di lokasi aksi, termasuk kordinator lapangan. Pemeriksaan terkait bagaimana keberadaan terlapor yang ikut dalam aksi demonstrasi mahasiswa, mengingat terlapor merupakan pelajar dan anak di bawah umur.

Baca Juga: KPPAD Kalbar Terus Dampingi Kasus Pelajar yang Dilaporkan oleh Gubernur

Simak informasi lain dari Kota Pontianak dan Kalimantan Barat di kanal YouTube KompasTV Pontianak.

#GubernurKalbar #Demo

Penulis : KompasTV Pontianak


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

PPKM, Pelaku Kuliner Buka Lebih Awal

Selasa, 19 Januari 2021 | 15:10 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:28
HARI KE-11, TIM SAR GABUNGAN PERSEMPIT PENCARIAN SRIWIJAYA AIR SJ-182 DI BAWAH LAUT   MENDAGRI MINTA DUKUNGAN POLRI DALAM HADAPI SENGKETA HASIL PILKADA 2020 DI MK   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN WARGA YANG RUMAHNYA TERDAMPAK GEMPA SULBAR DIBANTU HINGGA RP 50 JUTA   POLISI USUT IZIN PERUMAHAN SBG DAN PONDOK DAUD DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG   ISTANA MENGAKU TAK TAHU MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO PERNAH POSITIF COVID-19   SEBANYAK 3.464 TENAGA KESEHATAN DI KOTA JAYAPURA MULAI DIVAKSIN COVID-19    IDI DUKUNG VAKSINASI MANDIRI UNTUK PERCEPAT TARGET VAKSINASI NASIONAL    JUBIR VAKSINASI COVID-19: VAKSINASI MANDIRI BELUM DIBAHAS LEBIH LANJUT, MASIH FOKUS VAKSINASI DARI PEMERINTAH    MENDAGRI TITO KARNAVIAN MINTA SINERGI KEMENDAGRI DAN POLRI DIPERKUAT   MENAG YAQUT CHOLIL QOUMAS: PERKIRAAN PEMBERANGKATAN HAJI 2021 KLOTER PERTAMA 15 JUNI   PANDEMI COVID-19 BELUM REDA, KEMENAG SIAPKAN TIGA OPSI KEBERANGKATAN JEMAAH HAJI 2021   MENTERI AGAMA YAQUT CHOLIL QOUMAS BENTUK TIM MANAJEMEN KRISIS HAJI   GUBERNUR JABAR: KOTA BEKASI PALING TAAT PROTOKOL KESEHATAN SE-JABAR, DEPOK PALING TIDAK TAAT   JUBIR SATGAS COVID-19 MALUKU: VAKSINASI COVID-19 TAHAP PERTAMA DI 10 KABUPATEN/KOTA DIMULAI FEBRUARI 2021