Kompas TV klik360 cerita indonesia

Peluang Bisnis Tas Berbahan Blongsong Songket

Kamis, 26 November 2020 | 09:47 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.TV - Tas berbahan blongket atau blongsong songket menjadi salah satu kerajinan dari kota Palembang yang kini banyak diburu oleh masyarakat di tengah masa pandemi.

Berbeda dari penggunaan bahan tas pada umumnya, tas yang diproduksi oleh komunitas kreatif difabel Palembang ini menggunakan bahan kain yang harganya cukup mahal di pasaran.

Cara pembuatannya pun hampir sama dengan pembuatan tas pada umumnya. Bahan kain blongket dipotong sesuai dengan pola yang telah dibuat sebelumnya. Kemudian dijahit menggunakan mesin, hingga membentuk pola tas. Setelah itu barulah dipasangi beberapa perlengkapan lainnya seperti tali tas.

Produksi tas berbahan blongket yang dilakukan oleh komunitas kreatif difabel sudah mulai dilakukan sejak dua tahun terakhir. Pemasaran tas blongket ini dilakukan secara individual ke masyarakat sekitar.

Namun belakangan di tengah masa pandemi ini penjualan dilakukan secara daring.

Kedepannya penjualan tas berbahan blongket ditargetkan mampu menembus pasar mancanegara. 

Dalam sehari, para anggota komunitas kreatif difabel mampu memproduksi sebanyak 5 buah tas. Untuk satu buah tas berbahan blongket ini dibanderol dengan harga Rp 350 ribu.

Penulis : Sadryna Evanalia


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:39
KETUA MPR BAMBANG SOESATYO DUKUNG POLRI PERLUAS PENERAPAN SISTEM TILANG ELEKTRONIK   JAKSA AGUNG: PEMBENTUKAN JAKSA AGUNG MUDA BIDANG PIDANA MILITER TINGGAL TUNGGU TANDA TANGAN PRESIDEN   JAKSA AGUNG SEBUT KONDISI POLITIK LUAR NEGERI TURUT PENGARUHI PELAKSANAAN EKSEKUSI HUKUMAN MATI   PEMPROV PAPUA IMBAU MASYARAKAT TIDAK TERPROVOKASI ISU RASISME   KEMENDAGRI GANTI 16.187 DOKUMEN KARTU KELUARGA KORBAN BANJIR KALIMANTAN SELATAN   KEMENDAGRI TERBITKAN 53 AKTA KEMATIAN KORBAN JATUH PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   DINAS KESEHATAN: SEBANYAK 1.434 PASIEN COVID-19 DIRAWAT DI RS RUJUKAN KOTA BEKASI MAYORITAS BER-KTP LUAR DAERAH   KEMENDIKBUD: TALENTA DIGITAL DUKUNG PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL   WAPRES HARAP DEWAN SYARIAH NASIONAL MAJELIS ULAMA INDONESIA (DSN-MUI) AKTIF DORONG PENGEMBANGAN EKONOMI   WAPRES MA'RUF AMIN: MANFAATKAN POTENSI WAKAF UNTUK PROGRAM PROFAKIR MISKIN   MENLU: PEMERINTAH BERUPAYA MAKSIMAL DALAM KASUS HILANGNYA WNI RUTH SITEPU DI MALAYSIA   KEMENKES RANCANG APLIKASI SISTEM INFORMASI RAWAT INAP RS RUJUKAN COVID-19 (SIRANAP RS) YANG BISA DIAKSES PUBLIK   MENLU RETNO MARSUDI: VAKSINASI WNI DI LUAR NEGERI MENGACU KEBIJAKAN NEGARA SETEMPAT   KEMENTERIAN KESEHATAN TEGASKAN VAKSIN MANDIRI BUKAN UNTUK BISNIS