Kompas TV nasional peristiwa

Klaim Negatif Corona, Rizieq Shihab Tolak Tes Usap dari Satgas Covid-19

Rabu, 25 November 2020 | 14:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyoroti masih banyak masyarakat Indonesia abai menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Bahkan, lanjut Haedar, ada yang berdalih menggunakan alasan-alasan agama untuk melanggar aturan protokol kesehatan, yang disusun berdasarkan pada ilmu pengetahuan.

Pernyataan Haedar Nashir ini disampaikan menyikapi sejumlah acara yang mengundang kerumuman orang, di antaranya kerumuman acara yang melibatkan Pimpinan Front Pembela Islam, FPI, Rizieq Shihab, di Petamburan Jakarta Pusat dan Tebet Jakarta Selatan.

Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya kemudian melakukan pelacakan kontak di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, sebagai imbas terjadinya kerumunan massa simpatisan FPI.

Pemimpin FPI Rizieq Shihab juga tak luput dari pelacakan kontak , karena hadir di tengah kerumunan massa simpatisannya pada pertengahan November lalu.,

Aparat TNI, Polri dan Satpol PP sempat mendatangi kediaman rizieq pada 21 November, demi meminta Rizieq melakukan tes usap.

Saat itu, pihak FPI menyebut Rizieq Shihab telah melakukan tes usap mandiri dan mengklaim hasilnya negatif Covid-19 . Namun hingga kini tidak ada koordinasi terhadap satgas Covid-19 Pemprov DKI Jakarta dan pusat atas hasil tes swab Rizieq Shihab.

Upaya antisipasi pasca kerumunan dengan penyemprotan disinfektan di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, juga sempat ditolak simpatisan FPI , pada 22 November lalu.

Namun setelah tercapai negosiasi, penyemprotan disinfektan pun diteruskan hingga ke bagian depan markas FPI dan rumah Rizieq Shihab. Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran ,  menyatakan, penyemprotan dan tes cepat di kawasan petamburan murni untuk tujuan kemanusiaan.

Penulis : Aleksandra Nugroho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:50
PM BORIS JOHNSON: VARIAN BARU COVID-19 DARI INGGRIS BERPOTENSI LEBIH MEMATIKAN   PEMKAB SLEMAN PULANGKAN PENGUNGSI AKIBAT AKTIVITAS GUNUNG MERAPI PADA 26 JANUARI 2021   POLDA ACEH SEBUT 5 TERDUGA TERORIS MASIH JALANI PEMERIKSAAN SEBELUM DIBAWA KE MABES POLRI   DENSUS 88 SITA BUKU KAJIAN ISIS DAN DOKUMEN BERISI ANCAMAN TARGET TEROR DARI PENANGKAPAN 5 TERDUGA TERORIS DI ACEH   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SEBUT ASN YANG TERBUKTI MENJADI TERORIS AKAN DIPECAT   POLDA METRO JAYA TARGETKAN 100 KAMERA TILANG ELEKTRONIK TERPASANG PADA 2021   KPAI MENILAI KEGIATAN BELAJAR JARAK JAUH MENCIPTAKAN KESENJANGAN ANTARMURID UNTUK DAPAT MENGAKSES PENDIDIKAN   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT PANDJAITAN JADI KANDIDAT TUNGGAL KETUM PB PASI 2021-2025   BMKG MINTA MASYARAKAT WASPADAI POTENSI CUACA EKSTREM HINGGA FEBRUARI 2021   DRAF UU PEMILU MENGATUR LARANGAN BAGI MANTAN ANGGOTA HTI MENJADI CALON PESERTA DI PILKADA, PILEG, DAN PILPRES    DRAF UU PEMILU MENGATUR PILKADA 2022 BISA DITUNDA JIKA TERJADI BENCANA ALAM DAN NONALAM   SATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT WHO KEMBALI MENEGASKAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MASKER CEGAH PENULARAN COVID-19   WAKETUM PAN YANDRI SUSANTO TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DAN JALANI ISOLASI MANDIRI   KETUA RISET UJI KLINIS VAKSIN MENGATAKAN 7 DARI 1.820 PESERTA UJI KLINIS POSITIF COVID-19