Kompas TV nasional peristiwa

Unjuk Rasa Pembubaran FPI dan Penolakan Rizieq Berlangsung Ricuh!

Rabu, 25 November 2020 | 14:14 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Unjuk rasa yang menuntut pembubaran FPI dan penolakan kedatangan Habib Rizieq  di Surabaya berlangsung ricuh.

Kericuhan terjadi jelang unjuk rasa baru akan bubar.

Gesekan terjadi antara keduanya kelompok tak terhindarkan hingga terjadi baku hantam.

Akibatnya, salah seorang yang diduga dari kelompok pendemo Aliansi Cinta NKRI mengalami luka-luka.

Sebelumnya, masa berunjuk rasa menuntut pembubaran FPI karena tindakan FPI selama ini memunculkan kegaduhan.

Tak hanya soal pembubaran FPI, massa juga menolak kedatangan pemimpin Front Pembela Islam ke Jawa Timur, serta menuntut proses hukum pelanggaran potokol kesehatan acara Rizieq Shihab di beberapa lokasi di Jakarta dan Bogor untuk dituntaskan.

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, massa yang menamakan diri Brigade Meo Kupang, berunjuk rasa di Mapolda Nusa Tenggara Timur menuntut pembubaran FPI.

Selain menyampaikan tuntutan pembubaran FPI, massa juga menuntut Polri melakukan penegakan hukum atas terjadinya kerumunan massa Rizieq yang dinilai melanggar protokol kesehatan.

Pengunjuk rasa juga menilai ada sejumlah tindakan FPI yang dianggap melanggar hukum.

Isi tuntutan para pengunjuk rasa diberikan kepada polisi untuk disampaikan kepada Kapolda NTT.

Penulis : Aleksandra Nugroho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:27
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR