Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pangdam Jaya Merespon Kritikan Warga Tentang Penurunan Baliho FPI Oleh TNI

Senin, 23 November 2020 | 20:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman merespon kritikan warga tentang penurunan Baliho Front Pembela Islam yang dilakukan oleh TNI.

Baca Juga: Pangdam Jaya: Masyarakat Jakarta Sangat Menantikan Pemimpin yang Tegas

 

Pangdam Jaya menyampaikan tanggapannya saat menerima kunjungan kerja pertama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, di Makodam Jaya, Jakarta Timur, Senin (23/11/20).

"Ya kritikan itu paling sedikit, yang dukungnya banyak. Yang mengkritik itu tidak tahu perjalanannya, ceritanya bagaimana penurunan baliho," ujar Pangdam.

Baca Juga: Pangdam Jaya Akan Menindak Tegas Apabila FPI Tetap Menggelar Reuni 212

 

Pangdam lalu menjelaskan kronologi yang membuat pihaknya (TNI & Kodam Jaya) akhirnya turut serta dalam penurunan baliho FPI.

"Penurunan baliho itu udah dua bulan yang lalu dilakukan. Itu Pol PP, Polisi, TNI bersama-sama kita lakukan. Nah kemudian karena (yang) nurunkannya Pol PP, kemudian dihadang oleh FPI, kemudian di demo suruh masang lagi. Lah emang dia nih siapa, organisasi apa. Pemerintah yang jelas-jelas Pol PP kok. Pemerintah itu jelas organisasinya, strukturnya sudah jelas, kok bisa takut sama mereka," tegas Pangdam. 

 

Penulis : Aryo bimo


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:08
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   MENKEU SRI MULYANI MEMPERINGATKAN MASALAH DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19 BISA JADI KRISIS MORAL DUNIA   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR