Kompas TV entertainment selebriti

Raffi Ahmad Beberkan Alasan Nagita Slavina Menolak Ide Perjanjian Pranikah

Senin, 23 November 2020 | 10:20 WIB
raffi-ahmad-beberkan-alasan-nagita-slavina-menolak-ide-perjanjian-pranikah
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Sumber: Youtube Rans Entertainment)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ada kisah pilu di balik perjanjian pranikah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Bahkan, Nagita sampai berderai air mata saat Raffi Ahmad menawarkan melakukan perjanjian pranikah.

Cerita perjanjian pranikah ini diungkap Raffi Ahmad dalam salah satu segmen Insert Story yang tayang pada Jumat (11/10/2019) lalu.

Dalam Insert Story edisi tersebut, Raffi Ahmad dan Melaney Ricardo membahas soal perjanjian pranikah dalam rumah tangga mereka. Melaney sendiri melakukan perjanjian pranikah lantaran suaminya berstatus sebagai Warga Negara Asing (WNA).

"Karena suami saya WNA, mau nggak mau suami saya tidak bisa membeli aset selama kami masih tinggal di Indonesia. Jadi untuk melindungi uang bawaan sebelum menikah dan uang bersama, jadi memang harus (dibuat perjanjian pranikah)," tutur Melaney Ricardo dalam unggahan kanal YouTube TRANS TV Official (14/10/2019).

Raffi Ahmad mengaku, sebelum menikah dengan Nagita Slavina sudah banyak pihak yang menyarankan keduanya melakukan perjanjian pranikah.

"Nagitanya nggak mau. Dia sampai nangis," cerita Raffi Ahmad.

Raffi Ahmad beralasan, pembuatan perjanjian pranikah antara dia dan Nagita Slavina dilakukan lantaran harta sang Istri jauh lebih banyak.

Penulis : Ade Indra Kusuma


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:21
AMERIKA SERIKAT MINTA TIONGKOK HENTIKAN TEKANAN MILITER, DIPLOMATIK, DAN EKONOMINYA TERHADAP TAIWAN   MENDIKBUD MINTA PEMDA SETEMPAT BERI SANKSI PIHAK YANG TERLIBAT KASUS SISWI NON-MUSLIM WAJIB BERJILBAB   KEMENDIKBUD SESALKAN TINDAKAN SEORANG SISWI NON-MUSLIM YANG DIMINTA MENGENAKAN JILBAB DI SMKN 2 PADANG   BPBD SEBUT ENAM KECAMATAN TERENDAM BANJIR SEUSAI HUJAN MENGGUYUR KOTA BEKASI SEJAK MINGGU PAGI   BPBD DKI: PINTU AIR PASAR IKAN, JAKARTA UTARA, BERSTATUS SIAGA 2   KEMENTERIAN PUPR: JARINGAN PIPA PENGELOLAAN AIR LIMBAH BERTUJUAN CEGAH AIR LIMBAH MENCEMARI DANAU TOBA   KEMENTERIAN PUPR BANGUN JARINGAN PIPA PENGELOLAAN AIR LIMBAH DI DESTINASI WISATA SUPERPRIORITAS DANAU TOBA   BANYAK TENAGA KESEHATAN POSITIF COVID-19, SATGAS MINTA WARGA BLITAR PATUH PROTOKOL KESEHATAN   BUPATI PANGANDARAN JEJE WIRADINATA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA PADA MINGGU SIANG   WAKIL WALI KOTA TANGSEL: SELAMA PPKM, TINGKAT KEPATUHAN WARGA TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 BARU 79 PERSEN    BENNY MAMOTO SEBUT ISTILAH PAM SWAKARSA PADA DASARNYA MEMILIKI MAKNA SEBUAH KEINGINAN DAN IDE DARI MASYARAKAT   KETUA HARIAN KOMPOLNAS BENNY MAMOTO: PENGAKTIFAN KEMBALI PAM SWAKARSA SUDAH SESUAI UNDANG-UNDANG   HARI INI, ENAM JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 TIBA DI BANDARA SUPADIO PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT    BAKAMLA RI PERIKSA DUA KAPAL IRAN DAN PANAMA, TRANSFER BBM ILEGAL DI PERAIRAN PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT