Kompas TV nasional sapa indonesia

Tambang Maut, 3 dari 10 Orang Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 November 2020 | 16:10 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.TV - Suasana duka tampak di kediaman Uun Fatmawati, warga Desa Mulyasari, Kecamatan Salopa, Tasikmalaya. 

Kedua anaknya menjadi korban tertimbun tambang emas sedalam 65 meter di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Kakak beradik asal Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi korban longsor penambangan emas di Sungai Seribu, Kotawarngin Barat, Kalimantan Tengah. Keduanya tertimbun  di dalam lubang sedalam 65 meter.

Kini jenazah Yuda sudah ditemukan dan dikuburkan di Kalimantan Tengah.

Sementara tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap adiknya bernama reza. Longsor terjadi saat hujan deras.

Pada Jumat kemarin, sebuah tambang emas di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah longsor dan menimbun sepuluh petambang.

Tim SAR gabungan yang mendapat laporan langsung mengevakuasi para korban, yang semuanya berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat.

Tiga petambang ditemukan tewas, sementara tujuh lainnya masih dicari.

Tiga jenazah korban dibawa ke rumah sakit sultan imanuddin pangkalan bun, untuk diotopsi.

Pencarian korban longsor di tambang emas di Kotawaringin Barat, terus dilakukan tim SAR gabungan. Diamater lubang tambang yang sempit dan cuaca ekstrem di lokasi menghambat pencarian. 

Pemkab Kotawaringin pun mendirikan posko di sekitar lokasi longsor, untuk memudahkan tim SAR dalam proses pencarian.

Penulis : Merlion Gusti


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Persija Dukung Kompetisi Dihentikan

Senin, 18 Januari 2021 | 15:11 WIB
Update Corona

Pangdam I/BB Disuntik Vaksin

Senin, 18 Januari 2021 | 15:07 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:15
KEPALA BNPB DUKUNG PENYEDIAAN ALAT TES CEPAT ANTIGEN DI LOKASI PENGUNGSIAN GEMPA SULBAR   SATGAS: KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN PUNYA DAMPAK SANGAT BESAR TERHADAP PENURUNAN KASUS COVID-19   POLRESTA BANDARA SOEKARNO-HATTA BANTEN TANGKAP 15 ORANG TERSANGKA PEMALSU SURAT HASIL TES COVID-19   BUPATI MANGGARAI TIMUR AGAS ANDREAS POSITIF COVID-19   24 TENAGA KESEHATAN TAK DATANG SAAT VAKSINASI, DINKES PONTIANAK TELUSURI IDENTITAS DAN ALASANNYA   MENRISTEK: ADA ENAM PLATFORM PENGEMBANG VAKSIN MERAH PUTIH, PALING CEPAT LEMBAGA EIJKMAN   DINKES KOTA BEKASI: RUANG ICU UNTUK PASIEN COVID-19 PENUH, SISA TEMPAT TIDUR ISOLASI MENIPIS   JUMLAH PASIEN COVID-19 MELONJAK, RSD WISMA ATLET BERENCANA TAMBAH 400 PERAWAT   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET MAYJEN TUGAS RATMONO: TINGKAT KETERISIAN HUNIAN WISMA ATLET CAPAI 82,73 PERSEN   KEMENDAGRI MINTA TNI/POLRI DUKUNG SATPOL PP TINGKATKAN KEDISIPLINAN MASYARAKAT TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKAB MANGGARAI TIMUR TERAPKAN BELAJAR DARI RUMAH   BASARNAS YAKIN PELUANG TEMUKAN CVR PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182 MAKIN BESAR   TIM DVI PAKAI DATA CCTV DI BANDARA UNTUK MEMPERMUDAH PROSES IDENTIFIKASI KORBAN SRIWIJAYA AIR SJ-182   LONGSOR SUMEDANG, TIM SAR TEMUKAN JASAD 2 ANAK, TOTAL KORBAN MENINGGAL MENJADI 36 ORANG