Kompas TV regional peristiwa

FPI Bubarkan Aliansi Anti-Makar, Polisi Kemana?

Sabtu, 21 November 2020 | 18:36 WIB

KARAWANG, KOMPAS.TV - Aksi deklarasi yang di gelar Aliansi Kerakyatan Anti Makar Jawa Barat dibubarkan secara paksa oleh anggota FPI Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020) siang.

Tidak terlihat ada polisi yang datang ke lokasi saat aksi pembubaran ini berlangsung.

Namun Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan jika terdapat personil intel yang turut membubarkan kedua belah pihak.

“Kejadian begitu cepat ya 5 menitt kemudian pasukan belum tiba di lokasi tetapi sudah clear, sudah tidak ada masalah, sudah kondusif,” jelasnya.

Pihaknya juga terus mengimbau kepada masyarakat untuk tak membuat acara yang mengakibatkan kerumunan massa.

Sebelumnya anggota FPI Karawang yang tiba dengan sepeda motor di halaman kantor Pemda Karawang langsung membubarkan acara deklarasi yang digelar aliansi Kerakyatan Anti Makar Jawa Barat.

Sebagian anggota FPI juga mengusir mobil yang dijadikan mobil komando dalam acara deklarasi itu.

Mobil yang digunakan sebagai mobil komando sendiri berhasil meninggalkan lokasi aksi.

Tak hanya pengusiran, sejumlah anggota FPI juga terlihat mengejar dan berusaha memukul sejumlah peserta deklarasi yang hadir dalam acara itu.  

Kegiatan deklarasi anti makar ini sendiri batal berjalan setelah sejumlah peserta meninggalkan lokasi akibat aksi pembubaran ini.  

Anggota FPI yang terlibat dalam pembubaran ini menuding acara deklarasi ini menyudutkan Rizieq Shihab dengan tuduhan tak benar.

“Umat Islam Karawang merasa bahwasanya kalau tema tersebut kurang pas gitu. Katanya Habib Rizieq anti makar gitu. Habib Rizieq makarnya dimana gitu,” pengurus DPW FPI.

Aksi pembubaran ini sendiri tidak berlangsung lama, anggota FPI yang terlibat aksi pembubaran langsung meninggalkan lokasi begitu peserta deklarasi membubarkan diri dan meninggalkan lokasi.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:53
MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   KOMNAS PEREMPUAN: KEKERASAN BERBASIS GENDER DALAM DARING MENINGKAT SAAT PANDEMI COVID-19   PGRI DUKUNG RENCANA PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JANUARI 2021   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO HARAP VAKSIN MERAH PUTIH DIDISTRIBUSIKAN DI TRIWULAN KE-4 2021   SATGAS COVID-19 NILAI PENULARAN COVID-19 TERJADI KETIKA ADA KERUMUNAN   SATGAS COVID-19 SALURKAN ALAT MATERIAL KESEHATAN KE DAERAH UNTUK GENCARKAN 3T   PMI: TAK ADA PENULARAN COVID-19 LEWAT DARAH, MASYARAKAT TETAP BISA DONOR DARAH   PEMPROV LAMPUNG SIAP LAKUKAN SIMULASI VAKSIN COVID-19   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO TEGASKAN PERBEDAAN POLITIK JANGAN PUDARKAN PERSATUAN   KPU DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PASTIKAN SELURUH PETUGAS KPPS BEBAS DARI COVID-19   KEMENDIKBUD SEBUT SELEKSI GURU PPPK BERDASARKAN KOMPETENSI   KEMENDIKBUD: ORANGTUA PERLU BERI KETELADANAN DALAM PENGGUNAAN GAWAI DI DEPAN ANAK   GUBERNUR KEPULAUAN BABEL ERZALDI ROSMAN: PANDEMI JADI PELUANG INOVASI DUNIA PENDIDIKAN UNTUK SDM LEBIH UNGGUL   PEMKOT BOGOR DALAMI DUGAAN PELANGGARAN PROSEDUR TES USAP RIZIEQ SHIHAB