Kompas TV nasional viral

Dugaan Jual Data ke Militer AS, Ahli: Muslim Pro Tidak Minta Data Pribadi Pengguna

Sabtu, 21 November 2020 | 09:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kominfo meminta penjelasan dari aplikasi Muslim Pro mengenai dugaan jual - beli data pengguna ke Militer Amerika Serikat.

Jika dalam waktu 3x24 jam tidak ada tanggapan dari aplikasi Muslim Pro, maka aplikasi terancam diblokir.

Beredar informasi, Militer Amerika Serikat membeli data lokasi umat muslim di seluruh dunia dari perusahaan bernama X Mode.

Perusahaan ini mendapat data dari aplikasi Muslim Pro yang kemudian dijual ke Militer Amerika Serikat.

Aplikasi ini adalah aplikasi Islami yang dikembangkan perusahaan Singapura.

Di Indonesia, aplikasi Muslim Pro telah digunakan umat muslim karena punya beragam fitur seperti pengingat adzan waktu solat hingga membaca Al-Qur'an.

Sementara itu, ahli teknologi informasi, Ruby Alamsyah menilai aplikasi Muslim Pro tidak bisa memberikan data pribadi penggunanya kepada pihak lain karena aplikasi Muslim Pro tidak meminta data pribadi seseorang jika ingin menggunakan layanan. 

Data yang diambil aplikasi Muslim Pro adalah data lokasi pengguna untuk keperluan mencocokan jadwal shalat atau lokasi kiblat.

 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:48
PEMIMPIN MAYORITAS SENAT AS DARI PARTAI DEMOKRAT SCHUMER: SIDANG PEMAKZULAN DONALD TRUMP DIMULAI 8 FEBRUARI 2021   IRAN MEMINTA JOE BIDEN CABUT SANKSI YANG DITERAPKAN DONALD TRUMP UNTUK MENYELAMATKAN KESEPAKATAN NUKLIR 2015   SENAT AMERIKA SERIKAT TUNDA SIDANG PEMAKZULAN MANTAN PRESIDEN DONALD TRUMP SELAMA DUA PEKAN KE DEPAN   HARGA EMAS BATANGAN PT ANTAM PADA 23 JANUARI 2021 TURUN RP 4.000 MENJADI RP 957.000 PER GRAM   PT BIO FARMA MEMPREDIKSI 4 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 SIAP DIDISTRIBUSIKAN PADA FEBRUARI 2021   KEMENKES: HINGGA SAAT INI SUDAH LEBIH DARI 132.000 TENAGA KESEHATAN YANG DISUNTIK VAKSIN COVID-19   SATGAS COVID-19: HINGGA SAAT INI, 545 LIANG LAHAT DARI TOTAL KAPASITAS 556 UNIT TPU SRENGSENG SAWAH SUDAH TERPAKAI   POSITIF COVID-19, DONI MONARDO MENGIMBAU MASYARAKAT TETAP WASPADA DAN DISIPLIN TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA   PEMPROV DKI TENGAH MENYIAPKAN SEJUMLAH CARA UNTUK MENGATASI KRISIS LAHAN PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19   WAGUB DKI RIZA PATRIA: PERMASALAHAN KRISIS LAHAN PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19 BUKAN HANYA TERJADI DI JAKARTA   TIM DVI RS POLRI: DARI 49 KORBAN YANG TERIDENTIFIKASI, 40 JENAZAH DI ANTARANYA TELAH DISERAHKAN KEPADA PIHAK KELUARGA   HINGGA 22 JANUARI 2021, TIM DVI RS POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 49 KORBAN JATUHNYA PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   PTPN LAPORKAN RIZIEQ SHIHAB KE BARESKRIM POLRI SOAL PENGGUNAAN LAHAN TANPA IZIN PONDOK PESANTREN DI MEGAMENDUNG