Kompas TV regional berita daerah

Aplikasi Medsos Kebencanaan

Jumat, 20 November 2020 | 16:50 WIB

SUKABUMI, KOMPAS TV –

Palang Merah Indonesia Kota Sukabumi, menggelar pelatihan dan sosialisasi pengenalan sistem petabencana, yang dapat memanfaatkan partisipasi warga dalam berbagi informasi bencana menggunakan media sosial.

Nantinya para peserta mendapatkan gambaran tentang sistem peta bencana, peserta juga dilatih cara membuat laporan bencana gempa bumi dengan pengaplikasian yang relatif singkat dan mudah.

Dalam pelatihan tersebut diikuti perwakilan dari pelajar mahasiswa, mapala, relawan PMI, unsur media, serta lembaga organisasi penggiat kebencanaan di Kota Sukabumi

Kegiatan sosialisasi ini digelar selama dua hari, di markas PMI Kota Sukabumi dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, mulai dari penggunaan masker, handsanitizer, penutup muka, dan jaga jarak saat mengikuti kegiatan.

Menurut kepala markas PMI Kota Sukabumi, Zaini, warga sukabumi bisa berbagi informasi bencana dengan menggunakan aplikasi media sosial dan dapat di akses oleh publik secara real dan benar.

Dengan melalui laporan petabencana.id diharapkan dapat membangun partisipasi aktif warga kota sukabumi dalam upaya penanggulangan bencana dan memberikan transparansi informasi.

Untuk lebih tahu berita terup date seputarJawa Barat, bisa klink link di bawah .

IG :https://www.instagram.com/kompastvjabar/

Youtube :https://www.youtube.com/c/kompastvjawabarat/

Twitter :https://www.twitter.com/kompastv_jabar/

Facebook :https://www.Facebook.com/kompastvjabar/

Penulis : KompasTV Bandung


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Gunakan Obat Tidur Ayah Cabuli Anak

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:46 WIB
Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:57
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT