Kompas TV regional berita daerah

Mendorong Kesejahteraan Petani Melalui Perhutanan Sosial

Jumat, 20 November 2020 | 14:57 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.TV –  Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi melakukan kunjungan lapangan ke beberpa lokasi perhutanan sosial di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hal ini untuk mengetahui tantangan dan kendala di lapangan dalam pemanfaatan lahan hutan sosial serta menjaga kawasan hutan tetap lestari.

Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Wana Wisata Siti Sundari yang berada di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Disini pihak Kementerian Koordinasi Kemaritiman dan Investasi menggelar dialog dengan sejumlah pihak mulai dari pemerintah daerah, Perhutani, serta beberapa Kelompok Usaha Perhutanan Sosial atau KUPS.

Sejumlah masukan dan keluhan warga disampaikan kepada pihak Kemenko Marves yang diwakili oleh Deputi IV Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendriyanti.

Dalam kesempatan tersebut, tim Kemenko Marves juga melihat usaha petani sekitar hutan, yakni peternakan sapi. Petani di desa ini memanfaatkan hutan sosial untuk aktivitas peternakan, pemeliharaan rumput, serta pengelolaan susu dan biogas. Pihak Perhutani menyediakan lahan hutan yang siap digunakan untuk mendukung program perhutanan sosial, sementara pihak bank memberikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat kepada petani penggarap.

Baca Juga: Bupati Lumajang Dorong Program Gempita Desa untuk Tingkatkan Indeks Pembangunan Manusia

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berharap ada intervensi lintas kementerian dalam upaya mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Dengan kolaborasi lintas sektor diharapkan perkembangan produktivitas usaha masyarakat dapat dipercepat.

Menurut Nani Hendriyanti, Program Perhutanan Sosial di Kabupaten Lumajang merupakan wujud nyata keseriusan pemerintah dalam mendorong perbaikan kesejahteraan petani dan pemerataan ekonomi di wilayah tersebut. Nani menambahkan, program ini merupakan program priorotas nasional sehingga perlu didorong bersama.

Baca Juga: Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Panen Padi Sehat yang Ditanam Menggunakan Pupuk Organik

Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Program Perhutanan Sosial tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat yang ada  di sekitar kawasan hutan. Dan yang tak kalah penting adalah menjaga hutan tetap lestari.

 

#PerhutananSosial #KemenkoMarves #KesejahteraanPetani #PemkabLumajang

Penulis : KompasTV Jember





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:58
MENTERI LHK SITI NURBAYA MINTA PENGENDALIAN KARHUTLA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA HARUS TERUS DILAKUKAN    KEMENKES: JUMLAH LANSIA YANG MENERIMA VAKSINASI COVID-19 DI DKI JAKARTA TERBANYAK DIBANDING DAERAH LAIN   LANGGAR ATURAN PPKM, KASATPOL PP DKI ARIFIN SEBUT DUA KAFE DI JAKPUS DAN JAKUT DILARANG BUKA 3X24 JAM   DEWAN PENASEHAT PERBAKIN BAMBANG SOESATYO IMBAU ANGGOTANYA TAK GUNAKAN SENJATA API UNTUK AROGANSI   PRESIDEN KSPI SAID IQBAL SEBUT UNJUK RASA BURUH PADA 12 APRIL 2021 DIGELAR SECARA FISIK DAN VIRTUAL   KSPI: HAK THR 1.487 KARYAWAN DARI 13 PERUSAHAAN MASIH BELUM DILUNASI KARENA DICICIL PADA 2020   KEPALA BMKG DWIKORITA IMBAU MASYARAKAT JATIM WASPADA DAMPAK HUJAN LEBAT DAN LONGSOR SETELAH GEMPA MALANG   BMKG MEMPREDIKSI HUJAN DENGAN INTENSITAS SEDANG HINGGA LEBAT TERJADI DI SEJUMLAH WILAYAH JAWA TIMUR   GUBERNUR KHOFIFAH MINTA POSKO PENGUNGSIAN GEMPA HARUS TERSEDIA DI BANYAK TITIK UNTUK MENJANGKAU MASYARAKAT   HARI INI, GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA MENINJAU TIGA LOKASI TERDAMPAK GEMPA MALANG   BPBD KABUPATEN DAN KOTA MENDIRIKAN POSKO SETELAH GEMPA YANG TERJADI DI WILAYAH MALANG    BNPB: SEBANYAK 1.189 RUMAH DAN 150 FASILITAS UMUM RUSAK AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 YANG GUNCANG MALANG   BNPB: HINGGA 11 APRIL 2021, 8 ORANG MENINGGAL DUNIA AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1 YANG GUNCANG MALANG DAN SEKITARNYA   PT ANGKASA PURA II DUKUNG LARANGAN MUDIK LEBARAN SEBAGAI PEMBATASAN OPERASIONAL TRANSPORTASI UDARA