Kompas TV regional peristiwa

Jadi Sorotan Usai Dibandingkan dengan Rizieq Shihab, Gibran Anak Jokowi Mengaku Siap Dihukum

Kamis, 19 November 2020 | 10:53 WIB
jadi-sorotan-usai-dibandingkan-dengan-rizieq-shihab-gibran-anak-jokowi-mengaku-siap-dihukum
Gibran Rakabuming Raka saat diwawancarai usai blusukan di Solo (20/2/2020) (Sumber: KOMPASTV/ WIDI NUGROHO)

SOLO, KOMPAS TV - Nama putra sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, kembali menjadi sorotan publik.

Hal itu karena publik membandingkan acara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan resepsi pernikahan putrinya dengan Gibran saat mendaftarkan diri menjadi calon Wali Kota Solo.

Kedua acara tersebut diketahui sama-sama menimbulkan kerumunan massa dalam jumlah besar.

Baca Juga: Berpakaian Lurik, Naik Sepeda & Didampingi Istri, Gibran-Teguh Daftar ke KPU Surakarta

Namun yang menjadi perdebatan publik karena sikap pemerintah yang dianggap berbeda dalam menanggapi kedua peristiwa tersebut.

Pada acara Maulid Nabi SAW dan resepsi pernikahan anaknya yang digelar Rizieq Shihab, pemerintah melalui pihak kepolisian mengusut acara tersebut.

Itu dengan memanggil sejumlah pihak yang terlibat dari pihak penyelenggara sampai tukan tenda sekali pun. 

Penulis : Tito Dirhantoro


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Rama Dhani
Senin, 4 Januari 2021, 23:19 WIB
saat mendaftar ke kpu biasanya simpatisan datang tanpa diundang. mereka hanya ingin turut serta mengawal jagonya. berbeda dengan acara maulid dan pernikahan...jika tak ada yang mengundang, mereka tentu tidak tahu, karena tak ada jadwal yang baku, seperti kpu.



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Gunakan Obat Tidur Ayah Cabuli Anak

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:46 WIB
Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:56
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT