Kompas TV nasional politik

Baleg Akan Revisi UU tentang Jalan, Agar Ramah Disabilitas?

Jumat, 13 November 2020 | 16:40 WIB
baleg-akan-revisi-uu-tentang-jalan-agar-ramah-disabilitas
Anggota Badan Legislasi DPR dari Fraksi PKS Ledia Hanifa. (Sumber: dpr.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki masa sidang II November 2020 Badan Legislasi (Baleg) DPR membuka kegiatan dengan melakukan Rapat Pembahasan Harmonisasi RUU tentang Perubahan atas Undang-Undang No 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

RUU yang merupakan usulan Komisi V DPR RI ini menegaskan tujuan pengaturan tentang jalan yang  untuk mengatur penyelenggaraan jalan sebagai prasarana transportasi guna mencapai kesejahteraan masyarakat dengan peran penting mendukung ekonomi sosial budaya, pemerataan pembanguan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Menurut Anggota Baleg dari Fraksi PKS Ledia Hanifa, usulan perubahan atas undang-undang tersebut karena memang ada beberapa hal yang sudah sepatutnya direvisi untuk mengikuti  perkembangan zaman.

Baca Juga: DPR: Publik Jangan Berlebihan, RUU Minol Masih Pembahasan di Baleg

Secara khusus, Ledia mengingatkan kepada para pembahas untuk memasukkan hak-hak para penyandang disabilitas ke dalam muatan revisi RUU ini.

“Undang-Undang No 8 Tahun 2016 telah memberi amanah kepada pemerintah untuk memenuhi hak-hak para Penyandang Disabilitas, di antaranya Hak Aksesabilitas yang tercantum dalam Pasal 18 di mana para penyandang disabilitas berhak untuk mendapatkan Aksesibilitas untuk memanfaatkan fasilitas publik; serta mendapatkan akomodasi yang layak sebagai bentuk aksesibilitas bagi individu,” katanya dalam rilis yang diterima wartawan, Jumat (13/12/2020).

Karenanya terkait dengan RUU Tentang Perubahan atas Undang-Undang No 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang tengah diharmonisasi ini, mantan Ketua Panja RUU Penyandang Disabilitas Tahun 2015 ini lantas menyoroti pasal 11 dan pasal 35A dari draft usulan.

Penulis : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:48
INACA MEMPREDIKSI INDUSTRI PENERBANGAN MULAI MEMBAIK PADA AWAL 2022 UNTUK PENERBANGAN DOMESTIK   KETUM INACA DENON PRAWIRAATMADJA: KINERJA INDUSTRI PENERBANGAN DALAM NEGERI MEROSOT TAJAM PADA 2020   LEMBAGA TES MASUK PERGURUAN TINGGI (LTMPT): TINGKAT KEHADIRAN PESERTA UTBK TAHUN INI NAIK DIBANDING 2020   SEBANYAK 80.000 BENIH LOBSTER SENILAI RP 8 MILIAR DIAMANKAN DI BANDARA JUANDA SURABAYA   DISNAKER SURABAYA BENTUK SATGAS DAN POSKO PENGADUAN SOAL THR   PEMPROV DKI MENYATAKAN AKAN TINGKATKAN KOMPOSISI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) 2021/2022   PENGELOLA BANDARA SOEKARNO-HATTA SEBUT BELUM AKAN TERAPKAN TES GENOSE C19 PADA MEI 2021   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD MEMINTA PARA OBLIGOR BLBI SECARA SUKARELA MEMBAYAR UTANG KEPADA NEGARA   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: UTANG BLBI KEPADA NEGARA MENCAPAI LEBIH DARI RP 110 TRILIUN   BMKG: MASIH ADA PELUANG CUACA EKSTREM DI WILAYAH BANDUNG DAN SEKITARNYA HINGGA AKHIR APRIL 2021   BNPB: SEPANJANG 2021, SEBANYAK 1.125 BENCANA ALAM YANG TERJADI DI INDONESIA   WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 4.225 ORANG: 3.316 SEMBUH, 181 MENINGGAL DUNIA, DAN 728 DALAM PERAWATAN   HINGGA 15 APRIL 2021, PASIEN COVID-19 DI INDONESIA MENCAPAI 1.589.359 ORANG, 1.438.254 SEMBUH, DAN 43.073 MENINGGAL DUNIA   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO MINTA TIM VAKSIN NUSANTARA SEBAIKNYA BERKOORDINASI DENGAN BPOM