Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Sisa Dua Bulan, Anggaran PEN masih Rp 312,19 T

Kamis, 12 November 2020 | 17:49 WIB
sisa-dua-bulan-anggaran-pen-masih-rp-312-19-t
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020 (Sumber: KOMPAS.COM)

JAKARTA, KOMPASTV. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) masih tersisa sebesar Rp 312,19 triliun sampai dengan akhir tahun ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan di sisa waktu kurang dari dua bulan ini, anggaran tersebut harus segera direalisasikan untuk mendorong ekonomi.

Sampai dengan 9 November 2020 realisasi anggaran program PEN sebesar Rp 383,01 triliun atau setara 55,1% dari pagu sejumlah Rp 695,2 triliun. Serapan anggaran tersebut tersebar dalam enam program.

Pertama, stimulus kesehatan Rp 34,07 triliun setara 35% dari pagu. Kedua, perlindungan sosial Rp 181,11 triliun sama dengan 77,3% dari total anggaran.

Ketiga, dukungan sektoral Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp 32,47 triliun atau 49,2% dari pagu.

Baca Juga: Sri Mulyani Segera Pulihkan Ekonomi Dengan Rp 1.200 T

Keempat, stimulus usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebesar Rp 95,23 triliun setara 82,9 persen dari total anggaran. Kelima, insentif perpajakan sebesar Rp 38,13 triliun setara 31,6 persen dari pagu.

Penulis : Dyah Megasari


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Gunakan Obat Tidur Ayah Cabuli Anak

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:46 WIB
Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
03:52
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT