Kompas TV regional berita daerah

Mahasiswa Luncurkan Aplikasi Untuk Bantu Perekonomian Petani

Kamis, 12 November 2020 | 17:06 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.TV - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jawa Barat, launching aplikasi untuk membantu penjualan hasil tani di massa Pandemi Covid 19. Aplikasi Elektronik Development Agribisnis Syariah, E-DAS, digagas dari Mahasiswa yang bekerjasama dengan Pemerintah Desa Kebon Pedes. Dengan inovasi E-DAS ini, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para Petani dan bisa memasarkan produk unggulannya dari yang dihasilkan Petani di Desa Kebonpedes. 

Aplikasi ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya dapat menggerakan dan memunculkan sumber daya yang sudah ada di wilayah tersebut, untuk dipasarkan secara luas pada masyarakat. Selain itu juga, dalam masa Pandemi Covid 19 ini, dapat membantu perekonomian para petani. Nantinya sistem ini memiliki banyak manfaat bagi para petani untuk memasarkan Hasil Tani.


Pihaknya berharap dengan adanya aplikasi ini, pemasaran hasil produk pertanian, perikanan, tanaman pangan hingga peternakan di Wilayah Desa Kebon Pedes dapat mudah dipasarkan baik Lokal maupun Nasional.

Penulis : KompasTV Sukabumi


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:10
KRI SOEHARSO TURUNKAN MUATAN TRAFO DAN TIANG PLN UNTUK PERBAIKI ALIRAN LISTRIK YANG RUSAK AKIBAT GEMPA DI SULBAR   RELIEF BERUSIA 55 TAHUN AKAN DIPAMERKAN SAAT PERESMIAN GEDUNG SARINAH JAKARTA PADA 10 NOVEMBER 2021   MULAI 20 JANUARI 2021, JALAN KATEDRAL DI SAWAH BESAR, JAKPUS, DITUTUP IMBAS PROYEK TEROWONGAN ISTIQLAL-KATEDRAL   DINKES DKI: ISOLASI MANDIRI DI RUMAH SERING TIMBULKAN KLASTER KELUARGA   WAPRES MA'RUF AMIN IMBAU SEMUA PIHAK DUKUNG PELAKSANAAN GERAKAN NASIONAL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PASIEN KORONA   KETUA PMI JUSUF KALLA AJAK PENYINTAS COVID-19 DONOR DARAH PLASMA KONVALESEN GUNA KURANGI PENYEBARAN KORONA   PT LIGA INDONESIA BARU MASIH TUNGGU IZIN KEPOLISIAN AGAR KOMPETISI LIGA 1 2021 DAPAT BERGULIR   PT LIGA INDONESIA BARU (LIB) MEMPROYEKSIKAN MENGGELAR LIGA 1 2021 PADA MARET MENDATANG   WHO: DUNIA DI AMBANG "BENCANA MORAL" DALAM DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19   MASUK ZONA MERAH KORONA, PEMKAB PONOROGO AKAN MENERAPKAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT   PEMKAB BANGKALAN, JATIM, MENUTUP 11 KANTOR ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KARENA TEMUAN ASN POSITIF KORONA   48 WARGA LANSIA DI BANYUMAS, JAWA TENGAH, POSITIF COVID-19 SEUSAI JALANI TES CEPAT MASSAL ANTIGEN   WALI KOTA SOLO SEBUT KASUS COVID-19 MASIH TINGGI KARENA IMBAS LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU   KEMENTAN SEBUT KENAIKAN HARGA PUPUK SUBSIDI UNTUK TUTUPI KEKURANGAN ANGGARAN 2021