Kompas TV nasional berita kompas tv

Imbas Macet Tol Bandara Soetta, Sejumlah Maskapai Beri Keringanan pada Penumpang

Selasa, 10 November 2020 | 17:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Imbas dari kemacetan yang terjadi di akses jalan tol menuju Bandara Soekarno Hatta pagi ini, Lion Air Group pastikan akan mengganti tiket penumpang.

Hari ini tercatat ada 17 penerbangan Lion Air dan 26 penerbangan Batik Air yang mengalami keterlambatan rata-rata lebih dari satu jam.

Selain itu, penerbangan Garuda Indonesia membebaskan biaya jadwal penerbangan ataupun penggantian tiket bagi penumpang yang terdampak kondisi kemacetan akses menuju Bandara Soekarno Hatta hari ini.

Dalam keterangan Pers tertulisnya, Direktur Utama Garuda, Irfan Setiaputra menyebut, "Kami sepenuhnya mengerti kekhawatiran yang dialami penumpang. Untuk itu Garuda Indonesia memberikan solusi bagi penumpang yang terdampak imbas kemacetan akses menuju Bandara".

Penumpang yang masih harus melanjutkan perjalanan, maskapai siapkan opsi pengalihan jadwal keberangkatan ke penerbangan selanjutnya.

Hari ini sejumlah calon penumpang yang hendak melakukan penerbangan pada jam pertama di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta gagal terbang akibat kemacetan di ruas jalan menuju Bandara.

Salah satunya Martin dan 2 rekannya yang memilih berjalan kaki untuk mempercepat perjalanan ke Bandara.

Namun upaya mereka gagal karena pihak maskapai hanya memberi toleransi keterlambatan selama setengah jam.

Alhasil tiket mereka pun hangus dan harus mencari tiket baru untuk dapat terbang ke daerah tujuan.

Jadwal penerbangan di Bandara Soekarno Hatta sudah berangsur normal pada sore hari ini.

 

Penulis : Dea Davina


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
AIMAN

Siap-Siap Tilang Tanpa Petugas (5) – Aiman

Selasa, 26 Januari 2021 | 00:17 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
02:45
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT