Kompas TV internasional kompas dunia

Reformasi Hukum Islam, UAE Kini Perbolehkan Pasangan Belum Menikah Tinggal Serumah

Sabtu, 7 November 2020 | 23:50 WIB
reformasi-hukum-islam-uae-kini-perbolehkan-pasangan-belum-menikah-tinggal-serumah
Warga tengah menikmati matahari terbenam di Dubai, Uni Emirat Arab. Tampak siluet Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia di sebelah kanan. (Sumber: AP Photo / Kamran Jebreili)

DUBAI, KOMPAS.TV – Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan adanya reformasi hukum Islam yang diberlakukan, Sabtu (7/11). Seperti dikutip dari Associated Press, perubahan hukum Islam tersebut ditujukan untuk kebebasan pribadi, yakni mengijinkan pasangan yang belum menikah untuk tinggal bersama, melonggarkan persyaratan konsumsi alkohol dan mengkriminalisasi pembunuhan atas nama kehormatan.

Reformasi hukum ini merefleksikan perubahan profil UAE yang meski menerapkan hukum Islam, namun tengah memosisikan diri menjadi negara tujuan berstandar barat bagi para turis, pelaku bisnis dan investor. Kantor berita setempat, WAM menyebut, reformasi hukum ini bertujuan mendongkrak perekonomian dan status sosial UAE serta memperkuat prinsip-prinsip tolerasi UAE.

Pernyataan reformasi hukum ini diumumkan menyusul normalisasi hubungan antara UAE dan Israel yang dimediasi Amerika Serikat (AS) yang diharapkan mampu mendatangkan para turis dan investor Israel.

Baca Juga: Normalisasi Hubungan UAE dan Israel Memungkinkan Umat Yahudi Beribadah di Al Aqsa

Perubahan ini juga merefleksikan upaya-upaya pemerintah UAE menyelaraskan diri dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.

“Saya sungguh bahagia dengan hukum baru yang progresif dan proaktif ini,” kata Abdallah Al Kaabi, seorang pembuat film yang topik karyanya kerap bersinggungan dengan hal yang dulu dianggap tabu di UAE, seperti tentang homoseksual dan identitas gender. “Tahun 2020 ini sungguh tahun yang berat dan tranformatif bagi UAE,” tambahnya.

Penghapusan hukuman atas konsumsi, penjualan dan kepemilikan alkohol bagi warga yang berusia di atas 21 tahun termasuk dalam perubahan hukum ini. Meskipun minuman keras dan bir tersedia di bar dan club di kota-kota pesisir yang mewah di UAE, namun, sebelumnya tiap individu harus memiliki lisensi dari pemerintah untuk membeli, memindahkan atau memiliki alkohol di rumah mereka. Hukum yang baru memperbolehkan kaum muslim yang sebelumnya tak bisa memiliki lisensi, kini bebas mengonsumsi alkohol.  

Penulis : Vyara Lestari


BERITA UTAMA




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:37
BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JABODETABEK AKAN DIGUYUR HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN HARI INI    DISHUB DKI: KENDARAAN YANG BELUM UJI EMISI DAN TAK LULUS UJI EMISI AKAN DIKENAKAN TARIF PARKIR TERTINGGI   DISHUB DKI MULAI MELAKUKAN UJI COBA PEMBERIAN INSENTIF PARKIR UNTUK KENDARAAN YANG TELAH LULUS UJI EMISI   HARI INI, KASUM TNI TINJAU VAKSINASI COVID-19 KEPADA 1.746 BABINSA DAN BABINPOTDIRGA DI LANUD ADI SOEMARMO, JATENG   KEMENHAN LUNCURKAN SATU UNIT KAPAL ANGKUT (AT-18) H-355 YANG DIBERI NAMA KRI TELUK WEDA-526    KETUA TIM MITIGASI PB IDI ADIB KHUMAIDI: GELOMBANG PERTAMA PANDEMI COVID-19 DI INDONESIA BELUM BISA DISEBUT BERAKHIR   HARI INI, KPU DAN KEMENKES AKAN TEKEN MOU AKSES DATA PEMILIH UNTUK VAKSINASI COVID-19    DINAS PERTAMANAN & HUTAN KOTA: PEMPROV DKI AKAN FOKUS OPTIMALISASI PENGGUNAAN LAHAN MAKAM YANG TERSEDIA   PEMPROV DKI MENYATAKAN TAK AKAN MEMBELI LAHAN UNTUK PEMAKAMAN JENAZAH PASIEN COVID-19    KADIN: SAAT INI SUDAH 8.300 PERUSAHAAN YANG MENDAFTAR UNTUK VAKSINASI COVID-19 MANDIRI ATAU GOTONG ROYONG   MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO: INSENTIF PPNBM MOBIL DAN RUMAH BISA DONGKRAK EKONOMI RI 1 PERSEN   KEMENKOP UKM & KEMENKEU AKAN MELANJUTKAN PROGRAM BLT RP 2,4 JUTA KEPADA PELAKU UMKM YANG TERKENA PANDEMI   ANTISIPASI UU PEMILU TAK DIREVISI, KPU USULKAN AGAR TAHAPAN PEMILU 2024 SELAMA 30 BULAN   KOMISIONER KPU VIRYAN AZIS SEBUT PIHAKNYA BERENCANA MENYUSUN TAHAPAN PEMILU 2024 SECARA LEBIH AWAL