Kompas TV nasional sosial

Gaji PNS Dipastikan Tak Naik pada 2021, Segini Besaran yang Diterima Tiap Golongan

Rabu, 4 November 2020 | 11:51 WIB
gaji-pns-dipastikan-tak-naik-pada-2021-segini-besaran-yang-diterima-tiap-golongan
Ilustrasi: Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Sumber: KOMPAS.com/Farida Farhan)

JAKARTA, KOMPAS TV - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengonfirmasi bahwa gaji pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) tidak mengalami kenaikan pada tahun depan atau 2021.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, memastikan besaran gaji PNS atau ASN di 2021 masih sama dari tahun sebelumnya.

“Kebijakan gaji tahun 2021 untuk ASN/PNS, masih sama dengan sebelumnya,” kata Askolani pada Rabu (4/11/2020).

Baca Juga: Cek 7 Syarat Administrasi Lanjutan Jika Lolos Seleksi CPNS

Meskipun tidak ada kenaikan gaji, Askolani memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 untuk PNS atau ASN tetap akan dibayarkan full.

Tidak seperti sebelumnya atau tahun ini, di mana THR dan Gaji ke-13 ASN atau PNS besarannya mengalami penyesuaian imbas adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

“Masih rencana, THR dan Gaji ke-13 tahun 2021 bisa diberikan full seperti pada tahun 2019. Kalau di tahun 2020 tidak diberikan full,” kata Askolani.Terkait THR dan gaji ke-13 yang akan dibayar full, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga mengatakan hal yang sama.

Sri Mulyani memastikan PNS, prajurit TNI dan anggota Polri akan menerima THR dan gaji ke-13 secara penuh pada tahun 2021.

Baca Juga: Istri PNS, TNI/Polri Bisa Daftar BLT UMKM Rp 2,4 Juta, Ini Syaratnya

Penulis : Tito Dirhantoro


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Gunakan Obat Tidur Ayah Cabuli Anak

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:46 WIB
Berita Daerah

Pemuda Tenggelam Ditemukan Tewas

Selasa, 26 Januari 2021 | 02:37 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:07
KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, TAMAN NASIONAL KELIMUTU TUTUP SELAMA 14 HARI   KEMENHUB REALOKASI ANGGARAN 2021 SEBESAR RP 12,44 TRILIUN UNTUK PEMBELIAN VAKSIN COVID-19   POLISI: PEMBUAT SURAT HASIL TES COVID-19 PALSU TIMBULKAN KLASTER COVID-19 DI PESAWAT   PEMKOT BOGOR SEDIAKAN RUMAH SAKIT DARURAT BAGI PASIEN COVID-19 YANG BERGEJALA RINGAN DENGAN KOMORBID   MENDAGRI TITO KARNAVIAN APRESIASI MENKES BUDI GUNADI GUNAKAN DATA KPU UNTUK BASIS DATA PROGRAM VAKSINASI   BARESKRIM POLRI MASIH PROSES LAPORAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA VIII TERHADAP RIZIEQ SHIHAB SOAL LAHAN PESANTREN   POLISI SEBUT PERUMAHAN DI LOKASI LONGSOR SUMEDANG, JABAR, YANG TEWASKAN 40 ORANG LANGGAR ATURAN   JUBIR SATGAS: KASUS COVID-19 HAMPIR CAPAI 1 JUTA, TETAPI KESEMBUHAN MELEBIHI 80 PERSEN   KOORDINATOR RSD WISMA ATLET: SEBANYAK 582 TENAGA KESEHATAN SUDAH DISUNTIK VAKSIN COVID-19   KASUS COVID-19 MENINGKAT, PEMKOT BEKASI PERPANJANG PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT HINGGA 30 HARI   KEMENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH PERTIMBANGKAN VAKSINASI MANDIRI OLEH PERUSAHAAN, ASAL TIDAK BEBANI KARYAWAN   WAKIL KETUA DPRD DKI MOHAMAD TAUFIK MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEGERA TUNJUK PEJABAT SEBAGAI WALKOT JAKSEL   KASUS SUAP BANSOS, KPK DALAMI PEMBERIAN UANG KE DIRJEN LINJAMSOS DAN PIHAK LAIN DI KEMENSOS   KPK: HASIL AUDIT BPKP DIPERLUKAN UNTUK MEMVERIFIKASI KEWAJARAN HARGA BANSOS YANG DIBERIKAN KE MASYARAKAT