Kompas TV nasional hukum

KPK Telusuri Pihak yang Beri Fasilitas ke Buronan Hiendra Soenjoto

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 16:20 WIB
kpk-telusuri-pihak-yang-beri-fasilitas-ke-buronan-hiendra-soenjoto
Tersangka Hiendra Soenjoto mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (29/10/2020). Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto resmi ditahan setelah DPO sejak Februari 2020 terkait dugaan suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) tahun 2011-2016 yang melibatkan Mantan Sekretaris MA Nurhadi. (Sumber: TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menelusuri pihak-pihak yang memberi fasilitas terhadap tersangka Hiendra Soenjoto selama buron.

Mulai dari biaya hidup, transportasi, akomodasi hingga plat nomor kendaraan roda empat dengan akhiran RFO yang digunakan bos Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) itu untuk beraktifitas dan berpindah tempat selama menjadi DPO KPK.

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menjelaskan plat nomor RFO itu didapat penyidik saat proses penangkapan Hiendra di sebuah apartemen di kawasan BSD Tangerang Selatan Kamis (29/10/2020).

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Hiendra Sunjoto, Tersangka Penyuap Mantan Sekretaris MA Nurhadi

Plat nomor akhiran RFO tersebut terpasang di salah satu dari dua unit kendaraan yang disita KPK.

Plat nomor itu pernah disinggung Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman saat memberikan laporan ke KPK.

“Setiap informasi yang ada penyidik pasti akan mendalaminya termasuk terkait soal biaya hidup, alat transportasi dan fasilitas lain yang digunakan untuk berpindah tempat selama tersangka HS menjadi DPO KPK," ujar Ali saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2020).

Penulis : Johannes Mangihot

1
2
3



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:28
HUT PSI KE-6, PRESIDEN JOKOWI: INDONESIA BUTUH LEBIH BANYAK ANAK MUDA BERANI DAN GESIT UNTUK BERSAING DI ERA GLOBAL   PRESIDEN JOKOWI BERI SAMBUTAN SECARA VIRTUAL DI HUT PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA (PSI) KE-6 PADA 29 NOVEMBER 2020   POLDA METRO JAYA LAYANGKAN SURAT PEMANGGILAN TERHADAP PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB TERKAIT KERUMUNAN DI PETAMBURAN   POSITIF COVID-19, WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA MENYATAKAN DALAM KONDISI STABIL DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI   WAGUB DKI JAKARTA AHMAD RIZA PATRIA TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DARI HASIL PEMERIKSAAN TES USAP   RIZIEQ SHIHAB DAN SEJUMLAH PEJABAT PEMKAB BOGOR AKAN DIMINTAI KETERANGAN TERKAIT KERUMUNAN DI MEGAMENDUNG   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN SELURUH MASYARAKAT HARUS KOOPERATIF DALAM PENANGANAN COVID-19   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD SESALKAN TINDAKAN RIZIEQ SHIHAB YANG MENOLAK PENELUSURAN KONTAK PASIEN COVID-19   BIMA ARYA TEGASKAN RS RUJUKAN PASIEN COVID-19 HARUS MENYAMPAIKAN LAPORAN SECARA BERKALA KEPADA SATGAS KOTA BOGOR   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA NILAI PENANGANAN COVID-19 DI RS UMMI SAAT MENANGANI RIZIEQ SHIHAB TAK SESUAI PROSEDUR   DIRUT RS UMMI BOGOR MINTA PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB TETAP ISOLASI MANDIRI KARENA HASIL TES USAP COVID-19 BELUM KELUAR    DIRUT RS UMMI BOGOR SEBUT PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB PULANG ATAS PERMINTAAN KELUARGA   KETUA DPP FPI SLAMET MAARIF BANTAH PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB KABUR DARI RUMAH SAKIT UMMI BOGOR, JABAR   POLDA METRO JAYA JADWALKAN PEMERIKSAAN TERHADAP PEMIMPIN FPI RIZIEQ SHIHAB PADA SELASA, 1 DESEMBER 2020