Kompas TV bisnis kompas bisnis

Ini Dia Celah Usaha bagi UMKM di Masa Pandemi Covid-19

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 05:46 WIB

Penulis : Anjani Nur Permatasari

KOMPAS.TV - Salah satu peluang yang dapat dilirik UMKM selama masa pandemi ini adalah pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sejauh ini dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) sudah 163.164 UMKM yang terlibat sebagai penyedia barang dan jasa di pemerintahan.

Secara nilai, realisasinya baru 74 triliun rupiah. Padahal yang dicadangkan khusus bagi UMKM adalah Rp 303 triliun jadi baru 25 persennya saja.

Ini khusus dari program kerterlibatan UMKM dalam pemenuhan kebutuhan barang jasa di pemerintahan yang diluncurkan 17 Agustus lalu.

Jika didetailkan sebagian besar masuk dalam pengadaandi sektor makanan dan minuman sebesar 48 persen atau 130.541 paket. Kemudian 40 persennya di alat tulis kantor sisanya ada di furnitur, alat kesehatan dan alat pertanian.

Tidak hanya nilainya, jumlah UMKM yang terlibat pun sebenarnya masih tergolong mini. Baru sekitar 163.000 hingga pertengahan bulan ini jika dibandingkan ada 64 juta UMKM di Indonesia.

Pandemi covid-19 memang bagai badai besar yang menghantam UMKM. Dari survei LIPI, lebih dari 90 persen penjualan UMKM menurun drastis.

Kita lihat, sebanyak 43 persen responden UMKM mengaku penjualannya turun lebih dari 75 persen. 34,46 persen, penjualannya turun antara 50 hingga 75 persen dan 17,23 persen yang penjualannya turun kurang dari 50 persen.

Hanya segelintir saja yang mampu mempertahankan kinerja, dan mencatatkan kenaikan penjualan.

Pengadaan barang dan jasa di pemerintahan ini, menjadi salah satu celah usaha bagi UMKM, sekaligus instrumen guna memutar ekonomi dalam negeri lebih kencang selama pandemi.
 

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19