Kompas TV regional berita daerah

Penyebaran Covid-19 Klaster Industri di Karawang Terus Bertambah

Jumat, 30 Oktober 2020 | 23:55 WIB

KARAWANG, KOMPAS.TV-

Penyebaran Covid-19 di Kabupaten KarawangJawa Barat, terus bertambah setiap harinya. Penambahan kasus konfirmasi positif terbesar berasal dari klaster industri. 3 pesantren lainnya juga menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang mencatat hingga saat ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Karawang mencapai 1148 kasus konfirmasi positif Covid-19. Peningkatan pada jumlah ini merupakan hasil tracing dari klaster industri yang hingga kini belum terkendali.

Selain industri, satgas Covid-19 Karawang juga mencatat penyebaran Covid-19 terjadi di pesantren, dimana ada tiga pesantren yang menjadi penyebaran Covid-19. b
Berbeda dengan klaster industri, klaster pesantren lebih mudah dikendalikan karena pihak pengelola pesantren lebih terbuka soal data santri dan merespon cepat saat Satgas Covid-19 melakukan tindakan untuk pencegahan.

Sementara untuk klaster industri, lebih sulit dikendalikan karena banyak industri yang menutup-nutupi data karyawanya yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Untuk bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 Karawang, Satgas covid-19  menghadirkan ahli epidemiologi agar penyebaran covid-19 klaster industri di Karawang bisa segera diatasi.

Penulis : Herwanto



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Ribuan Surat Suara Rusak

Sabtu, 28 November 2020 | 00:02 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
00:43
MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DORONG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI NASIONAL    MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   MENAG FACHRUL RAZI: ASRAMA HAJI AKAN DISIAPKAN JADI TEMPAT KARANTINA UMRAH   PEMPROV JAWA TIMUR BERENCANA BANGUN KAWASAN INDUSTRI HALAL   BPIP: OMNIBUS LAW UU CIPTA KERJA SEJALAN DENGAN NILAI PANCASILA   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA PENYELENGGARA PILKADA LEBIH MASIF SOSIALISASIKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19   MASIH BANYAK ZONA MERAH, KETUA DPRD JATENG MINTA RENCANA PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JANUARI 2021 DIKAJI ULANG   MENRISTEK: VAKSIN COVID-19 MERAH PUTIH BISA DIEKSPOR JIKA KEBUTUHAN DALAM NEGERI SUDAH TERPENUHI   SATGAS COVID-19: DATANGNYA VAKSIN BUKAN BERARTI PANDEMI LANGSUNG BERAKHIR   BUPATI SITUBONDO MENINGGAL KARNA COVID-19, GUBERNUR JATIM TUNJUK SEKDA SITUBONDO SYAIFULLAH JADI PLH BUPATI   TERJARING OTT KPK, PDI-P BERHENTIKAN WALI KOTA CIMAHI AJAY MUHAMMAD PRIATNA SECARA TIDAK HORMAT   SATRESKRIM POLRESTABES SEMARANG TANGKAP 4 ORANG SINDIKAT PEMBUAT & PENGEDAR UANG PALSU SENILAI RP 1 MILIAR   JAKSA PENUNTUT UMUM KEMBALIKAN BERKAS PERKARA 6 TERSANGKA KASUS KEBAKARAN GEDUNG KEJAGUNG KE BARESKRIM   KPK EKSEKUSI ASISTEN PRIBADI EKS MENPORA IMAM NAHRAWI, MIFTAHUL ULUM KE LAPAS SUKAMISKIN BANDUNG