Kompas TV nasional sapa indonesia

Dubes RI Jelaskan Kondisi Terkini Perancis Pasca Teror di Kota Nice

Jumat, 30 Oktober 2020 | 23:30 WIB

KOMPAS.TV - Pemerintah Prancis meningkatkan level pengamanan ke level tertinggi pasca serangan yang terjadi di kota Nice dan menewaskan 3 orang.

Untuk mencegah serangan serupa, Prancis mengerahkan 7.000 tentaranya untuk menjaga sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi sasaran penyerangan.

Pemerintah Prancis juga sempat meminta warganya untuk menghindari daerah di pusat kota pasca terjadinya serangan.
Sementara itu penduduk kota Nice di Prancis, terus menyampaikan dukacita kepada 3 orang yang tewas dalam peristiwa penyerangan di sebuah gereja.

Warga yang berduka berkumpul di luar Basilika Notre Dame dan menyalakan lilin. Rangkaian bunga juga terus berdatangan  di luar Basilika. Serangan ini juga telah mendorong pemerintah Prancis untuk menaikkan status siaga keamanannya.

Pernyataan Presiden Prancis Emanuel Macron yang dianggap menghina Islam mendapat kecaman dari berbagai belahan dunia, salah satunya Indonesia.

Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri menyatakan telah memanggil Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard pada selasa kemarin (27/10/2020) 

Kepada Duta Besar Olivier pemerintah menyatakan kecamannya terhadap pernyataan Presiden Macron.

Insiden penikaman di Gereja Notre Dame, Basilica, Nice, Prancis, terjadi 2 pekan setelah insiden serupa, menewaskan seorang Guru di Utara Prancis karena menunjukkan kartun nabi muhammad saat mengajar di kelas, 16 Oktober lalu.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyatakan Prancis sedang diserang karena nilai-nilai kebebasan dan keinginannya untuk tidak menyerah pada teror.

Terkait kondisi terkini Prancis pasca penyerangan, simak dialog berikut bersama Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Arrmanatha Nasir.

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:55
DEWAN PENGUPAH SEPAKAT UPAH MINIMUM KOTA MAGELANG NAIK JADI RP 1,9 JUTA   SATGAS PENANGANAN COVID-19 AJAK MASSA KERUMUNAN ACARA RIZIEQ SHIHAB SUKARELA TES USAP GRATIS DI PUSKESMAS DKI    KEPALA KUA TANAH ABANG SUKANA DICOPOT KARENA TIDAK JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN    GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA MINTA SEKOLAH MATANGKAN TEKNIS BELAJAR TATAP MUKA 2021   KASATGAS PENANGANAN COVID-19 SEBUT KETERISIAN RUANG ICU DI BANTEN, JABAR, DAN JATENG LEBIH DARI 70 PERSEN   WAKIL MUI SESALKAN KERJA KERAS PENANGANAN COVID-19 DIHANCURKAN OLEH KERUMUNAN DALAM SEPEKAN TERAKHIR   MENKO BIDANG PEREKONOMIAN MENGATAKAN PENERIMA KARTU PRAKERJA MENCAPAI 5,9 JUTA ORANG   MENAG FACHRUL RAZI SEBUT ADA DUA CALON JEMAAH UMRAH GELOMBANG KE-4 YANG POSITIF COVID-19    KPU BANDUNG TEMUKAN 660 SURAT SUARA RUSAK   KPK LIBATKAN 8 PARTAI POLITIK UNTUK MENERAPKAN PENDIDIKAN ANTIKORUPSI BAGI POLITISI   MENDIKBUD BUKA SELEKSI PENGANGKATAN GURU HONORER JADI PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA    BAWASLU JATENG LANTIK 44.077 PENGAWAS TEMPAT PEMUNGUTAN SUARA UNTUK PILKADA   MENKUMHAM SEBUT PEMERINTAH USULKAN 10 RUU DALAM PROLEGNAS PRIORITAS 2021   KEMENAG USULKAN VAKSIN COVID-19 UNTUK JEMAAH HAJI BERDASARKAN REKOMENDASI PEMERINTAH ARAB SAUDI