Kompas TV travel jelajah dunia

Menikmati Hamparan Dedaunan Musim Gugur di Taman Nasional Towada Aomori Jepang

Kamis, 29 Oktober 2020 | 11:19 WIB
menikmati-hamparan-dedaunan-musim-gugur-di-taman-nasional-towada-aomori-jepang
Ilustrasi Tohoku, Jepang.(shutterstock.com/saraporn) 

TOKYO,KOMPAS.TV- Taman Nasional yang terletak di timur laut Prefektur Aomori ini, adalah salah satu tempat terkenal di Jepang untuk menikmati musim gugur. Para pecinta alam, bisa menikmati dedaunan merah cemerlang yang terpantul dari danau Tsuta Numa yang airnya begitu jernih.  

Meski demikian pemerintah daerah setempat memberlakukan pembatasan pengunjung untuk mencegah keramaian di tengah pandemi Covid-19.

Dikutip dari Kyodo News, pengunjung dibatasi maksimal 107 orang untuk melihat dari dek observasi pepohonan Beech yang mengelilingi danau.  Pohon ini memancarkan daun bernuansa merah dan oranye dalam cahaya pagi di taman nasional, menciptakan pemandangan musim gugur yang yang menakjubkan.

Dedaunan di Pohon Beech ini dapat berubah warna sesuai musim. Warna hijau segar di bulan Mei dan kekuningan di musim gugur.

Waktu tepat untuk berfoto adalah saat fajar menyingsing, ketika sinar matahari menyinari seluruh area dengan menjadikan daun itu berwarna merah menawan. Pemandangan mempesona tersebut hanya dapat disaksikan dalam cuaca tertentu, khususnya saat matahari terbit ketika suasana tenang, agak berawan, dan tidak berangin.

Seorang pejabat Kementerian Lingkungan Hidup Jepang yang bertanggung jawab atas taman itu mengatakan tindakan pembatasan pengunjung diberlakukan pencegahan keramaian selama masa pandemi Covid-19.

Utamanya ketika dedaunan berada dalam kondisi terbaiknya. Tempat parkir pun dibatasi hanya sekitar 35 kendaraan yang harus tiba pada pukul 7:30 pagi, dengan harga 4.000 yen (USD 38) per kendaraan.

Penulis : Zaki Amrullah

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:52
BARCELONA DIDENDA RP 50,5 JUTA AKIBAT SELEBRASI YANG DILAKUKAN LIONEL MESSI SAAT MELAWAN OSASUNA   PBB SEBUT KELOMPOK MILITAN BOKO HARAM BANTAI 110 PETANI DI NIGERIA PADA AKHIR PEKAN LALU   PRESIDEN TERPILIH AS JOE BIDEN CEDERA PERGELANGAN KAKI SAAT BERMAIN DENGAN ANJING PELIHARAANNYA   PENDAKIAN GUNUNG SEMERU DITUTUP HINGGA BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN SETELAH AKTIVITAS VULKANIS MENINGKAT   KEPALA BPPTKG HANIK HUMAIDA PERKIRAKAN ERUPSI GUNUNG MERAPI BERSIFAT EFUSIF ATAU LELEHAN   DKPP GELAR SIDANG PEMERIKSAAN DUGAAN PELANGGARAN KODE ETIK TERHADAP KETUA DAN ANGGOTA KPU & BAWASLU KETAPANG, KALBAR   GUBERNUR GORONTALO RUSLI HABIBIE MINTA SATGAS COVID-19 LAKUKAN KARANTINA TERPUSAT BAGI 16 GURU POSITIF KORONA   MENGECAM KERAS AKSI TEROR DI SIGI, KETUA DEWAN MASJID INDONESIA JUSUF KALLA MINTA POLISI TUMPAS TUNTAS TERORISME   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD PASTIKAN PEMERINTAH AKAN AMBIL TINDAKAN TEGAS TERHADAP PELAKU TEROR DI SIGI, SULTENG   DEVISA NEGARA YANG DIHASILKAN OLEH EKSPOR BAHAN BAKU BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA MENCAPAI RP 6,8 T PER TAHUN   JADI KOMODITAS EKSPOR, BAHAN BAKU BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA DI JAWA TENGAH MULAI LANGKA   RUANG ISOLASI PASIEN KORONA DI 5 RS RUJUKAN DI KULON PROGO, DIY, PENUH SEJAK KLASTER DUKCAPIL MUNCUL   RS UMMI AKUI ADA KELEMAHAN DI SISTEM INTERNAL DAN MEMINTA MAAF SOAL KASUS TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   KEMENSOS BERI INSENTIF MODAL USAHA RP 3,5 JUTA KE 10.000 KELUARGA PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN GRADUASI