Kompas TV TALKSHOW satu meja

Kebebasan Berpendapat di Indonesia Alami Kemerosotan? - SATU MEJA THE FORUM (Bag 2)

Kamis, 29 Oktober 2020 | 07:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, lima puluh persen lebih responden sepakat bahwa aparat makin semena-mena dalam menangkap warga yang pandangan politiknya tak sejalan dengan pemerintah. Sementara hampir lima puluh persen responden setuju bahwa warga makin takut menyampaikan uneg-unegnya. Hasil survei ini seolah menguatkan hasil jajak pendapat Litbang Kompas, dimana publik menyoroti kebebasan berpendapat yang dibatasi di era pemerintahan Jokowi.

Hasil survei dan jajak pendapat tersebut seolah memotret kondisi kebebasan berpendapat dan berekspresi saat ini. Langkah publik untuk menyampaikan aspirasi dengan melakukan aksi demonstrasi dibatasi. Sementara, upaya mengkritisi dan mengoreksi kebijakan pemerintah melalui dunia maya atau media sosial juga ditekan. Penangkapan yang dilakukan terhadap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga dianggap sebagai upaya pembungkaman.

Apa benar kebebasan berpendapat saat ini tersumbat? Apa benar saat ini rakyat takut menyampaikan pendapat dan kritik? Mengapa banyak aktivis dan oposisi yang ditangkap? 

Penulis : Yudho Priambodo



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Stadion Atletik Jakabaring Direnovasi

Sabtu, 28 November 2020 | 18:25 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:39
PEMKOT MALANG AKAN REVITALISASI TIGA PASAR RAKYAT PADA 2021    DINKES KABUPATEN KLATEN, JAWA TENGAH: 40 PETUGAS PENYELENGGARA PILKADA KLATEN TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   KEMENPERIN MINTA SDM INDUSTRI ADAPTIF DI TENGAH DISRUPSI TEKNOLOGI    KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN SEBUT UU CIPTA KERJA PERMUDAH USAHA PENGOLAHAN IKAN   KEMENPERIN SIAPKAN STRATEGI BANGUN SDM INDUSTRI YANG KOMPETEN UNTUK TINGKATKAN DAYA SAING   KEMENDIKBUD: PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNTUK KESIAPAN KEHIDUPAN ANAK YANG LEBIH BAIK   SATGAS COVID-19 TAK IZINKAN JAZZ GUNUNG DIGELAR MESKI BROMO ZONA HIJAU   SATGAS COVID-19 DENPASAR LIBATKAN TNI-POLRI CEGAH KERUMUNAN DI PILKADA   JELANG LIBUR PANJANG AKHIR TAHUN, SATGAS COVID-19 MINTA MASYARAKAT TETAP WASPADA   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO PASTIKAN PERSIAPAN VAKSIN UNTUK PENANGANAN COVID-19 BERJALAN BAIK   MENDESA PDTT: DANA DESA BOLEH DIGUNAKAN APA SAJA SELAMA TIDAK BERTENTANGAN DENGAN UU YANG BERLAKU   KPAI SEBUT IBU YANG AJAK ANAK MENGEMIS HINGGA MENINGGAL DI BEKASI BERPOTENSI DIPIDANA   GUBERNUR DKI COPOT WALI KOTA JAKPUS DAN KADIS LINGKUNGAN HIDUP TERKAIT KERUMUNAN ACARA RIZIEQ SHIHAB   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TARGETKAN STADION PERSIJA RAMPUNG PADA 2021