Kompas TV regional agama

Aliansi Buruh Kalsel Suarakan Mosi Tidak Percaya Usai DPR RI Tak Hadiri Tantangan Debat UU Ciptaker

Selasa, 27 Oktober 2020 | 23:58 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Audiensi yang digelar oleh DPRD Kalsel, selasa siang (27/10/2020) untuk mempertemukan Aliansi Pekerja Buruh Banua Kalsel dengan anggota DPR RI asal Kalimantan Selatan berakhir kegagalan.

Pasalnya tak satupun anggota DPR RI dapil Kalsel yang seluruhnya berjumlah 11 orang berhadir dalam kegiatan yang telah diagendakan sejak pekan lalu di aula DPRD Kalsel.

Kekecewaan pun diungkapkan aliansi buruh yang mengaku telah siap untuk berdiskusi dan debat dengan DPR RI terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Baca Juga: Aliansi Buruh di Kalsel Unjuk Rasa Tuntut UU Omnibus Law Ciptaker Segera Dibatalkan

Sejatinya buruh akan mengupas dan membantah tudingan bahwa buruh termakan isu hoax dengan kajian dan analisis yang telah disiapkan oleh pihak buruh dengan mengundang seluruh Anggota DPR RI dapil Kalsel.

Namun yang hadir hanya satu orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI, Hamid Abdullah.

Saat ditanya terkait UU Omnibus Law, Hamid Abdullah atau akrab disapa Habib Hamid mengaku telah meminta agar tetap memakai undang-undang lama tentang ketenagakerjaan pada pembahasan tingkat satu, namun tetap dibahas pada tingkat dua oleh DPR RI.

“Undang-undang ini kami minta ‘didrop’ , kembali ke undang-undang lama, tapi itu tidak berhasil karena di tingkat dua tetap dibahas,” ucap Hamid.

Agenda audiensi merupakan tindak lanjut atas unjuk rasa buruh pada 22 oktober lalu.

Dengan gagalnya audiensi, buruh memastikan akan kembali turun ke jalan.

Pihaknya mengaku telah mempersiapkan materi untuk membantah tudingan isu hoax yang disebut menjadi dasar aksi penolakan uu omnibus law.

“Dalam draf yang berpindah-pindah, otak pekerja juga berputar sudah membuat sandingan. Kami sudah buat sandingan yang kami buat sedemikian rupa ternyata DPR tidak hadir,” kata  Sumarlan, Biro Hukum SPSI Kalsel.

Baca Juga: Diperiksa Polisi, Mahasiswa Lakukan Aksi Solidaritas dengan Jalan Kaki Menuju Mapolda Kalsel

Buntut kekecewaan aliansi buruh, pihaknya memunculkan mosi tidak percaya dan mengkampanyekan agar buruh di kalsel tidak lagi memilih anggota DPR RI asal Kalsel saat ini menjabat pada pemilihan selanjutnya.

“Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada 11 anggota DPR RI dapil Kalsel, dan kami kampanyekan pada anggota kami untuk tidak memilih mereka pada pemilihan legislative selanjutnya,” tegas Yoeyoen Indharto, Presidium Pekerja Buruh Banua Kalsel yang juga Ketua FSPMI Kalsel.

Buruh juga menyatakan akan kembali turun aksi pada tanggal 2 dan 9 november 2020 sebagai bentuk pengawalan penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Penulis : KompasTV Banjarmasin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:24
AKTIVITAS GUNUNG SEMERU MENINGKAT, BANDARA ABDULRACHMAN SALEH DI MALANH, JATIM, TETAP BEROPERASI NORMAL   BMKG: DALAM EMPAT HARI TERAKHIR KABUPATEN PARIGI MOUTONG, SULTENG, DAN SEKITARNYA DIGUNCANG 25 KALI GEMPA   KPK TELAH LIMPAHKAN PENYIDIKAN KASUS DUGAAN KORUPSI DAN GRATIFIKASI MANTAN BUPATI BOGOR RACHMAT YASIN KE JAKSA   PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK RAHADIANSYAH MINTA PEMDA FOKUS PENEGAKAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT LIBUR NATAL & TAHUN BARU   WAPRES MA'RUF AMIN BERHARAP FORUM ZAKAT DUNIA DAPAT MEMBANTU PEMULIHAN EKONOMI DUNIA PASCA PANDEMI COVID-19   ANTISIPASI KASUS COVID-19 NAIK, WALI KOTA BEKASI TAMBAH TEMPAT TIDUR DI RUANG ISOLASI DI STADION PATRIOT CANDRABHAGA   POLISI PERIKSA RT HINGGA CAMAT TANAH ABANG TERKAIT ACARA PIMPINAN FPI RIZIEQ SHIHAB YANG MENIMBULKAN KERUMUNAN   PERLUDEM MEMINTA PEMERINTAH PERKUAT KOORDINASI MITIGASI POTENSI PENULARAN COVID-19 SAAT PILKADA SERENTAK 2020   PEMKOT SOLO TUTUP SEMENTARA PASAR GEDE SISI TIMUR SELAMA SEPEKAN SETELAH 11 PEDAGANG DINYATAKAN POSITIF COVID-19   KADINKES DKI WIDYASTUTI SEBUT WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA POSITIF COVID-19 MESKI TIDAK BERGEJALA ATAU OTG   PRESIDEN JOKOWI MEMINTA KAPOLRI USUT TUNTAS JARINGAN PELAKU TEROR DI KABUPATEN SIGI HINGGA KE AKARNYA   PRESIDEN JOKOWI MENGUTUK KERAS SEGALA BENTUK TINDAK TEROR & DI LUAR BATAS KEMANUSIAAN DI KABUPATEN SIGI   PEMERINTAH MENJAMIN KEAMANAN WARGA PASCAPERISTIWA PEMBUNUHAN DI KABUPATEN SIGI   MARSEKAL HADI TJAHJANTO SIAPKAN PASUKAN KHUSUS TNI UNTUK BURU PELAKU PEMBUNUHAN DI KABUPATEN SIGI, SULTENG