Kompas TV nasional hukum

Polri Pastikan Senjata yang Dijual Oknum Brimob ke KKB Bukan Milik Negara

Selasa, 27 Oktober 2020 | 22:57 WIB
polri-pastikan-senjata-yang-dijual-oknum-brimob-ke-kkb-bukan-milik-negara
Ilustrasi senjata ilegal milik Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang bergerak di Papua. (Sumber: Dok Kapen Kogabwilhan III)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Mabes Polri memastikan senjata api yang diduga diperjualbelikan oknum Brimob ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) bukan senjata dinas.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menjelaskan senjata tersebut tidak memiliki dokumen alias barang ilegal.

Saat ini Propam Mabes Polri sedang menelusuri asal mula senjata ilegal tersebut.

Baca Juga: Jual Senjata ke OPM, Oknum Brimob Diringkus Tim Gabungan TNI-Polri di Bandara Nabire

Polri, sambung Awi, bakal menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam kasus penyelundupan senjata ilegal tersebut.

"Ini sudah menjadi perhatian pimpinan untuk menindak tegas dan menelusuri sampai sejauh mana terjadinya jual-beli senjata tersebut," ujar Awi di gedung Bareskrim Polri, Selasa (27/10/2020).

Sebelumnya tim gabugan TNI-Polri menangkap oknum anggota Brimob berinisial Bripka JH di Bandar Udara Nabire, Papua, Kamis (21/10/2020).

Penulis : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:23
PRESIDEN FILIPINA RODRIGO DUTERTE SEBUT METRO MANILA MASIH DIKARANTINA HINGGA AKHIR 2020   AMAZON WEB SERVICE BERENCANA MEMBANGUN DATA "CENTER" DI INDONESIA PADA 2021   AMAZON WEB SERVICE SEBUT INDONESIA BERPOTENSI JADI PASAR LAYANAN "CLOUD" BERSKALA BESAR   KENA OTT KPK, KEKAYAAN BUPATI BANGGAI LAUT, SULAWESI TENGAH, WENNY BUKAMO, MENCAPAI RP 5,43 M   OTT BUPATI BANGGAI LAUT WENNY BUKAMO, KPK JUGA TANGKAP PIHAK SWASTA   KAPOLRI JENDERAL IDHAM AZIS ANCAM PIDANA PIHAK YANG HALANGI PROSES HUKUM RIZIEQ SHIHAB   SATGAS COVID-19 KOTA BOGOR BELUM TERIMA HASIL TES USAP KORONA RIZIEQ SHIHAB   PGRI MENILAI HARUS ADA SANKSI BAGI GURU DAN PEGAWAI MAN 22 PALMERAH YANG BERWISATA KE YOGYAKARTA DI TENGAH PANDEMI   POLDA METRO JAYA USUT PEMBUAT VIDEO AJAKAN JIHAD DALAM AZAN YANG VIRAL DI MEDIA SOSIAL   PENYIDIK POLDA METRO JAYA AKAN JADWALKAN KEMBALI PEMANGGILAN TERHADAP TERSANGKA KASUS DUGAAN MAKAR, EGGI SUDJANA   FITRA MENILAI ANGGOTA DPRD DKI JAKARTA TAK BEREMPATI ATAS USULAN KENAIKAN GAJI DI TENGAH PANDEMI   SATGAS COVID-19 PAPUA SEBUT PEMERINTAH PUSAT KELIRU SAMPAIKAN DATA KORONA DI PAPUA KARENA MASALAH SISTEM   SATGAS COVID-19 AJAK MASYARAKAT BEKERJA SAMA KENDALIKAN ANGKA PENULARAN KORONA   SATGAS COVID-19 SEBUT MASYARAKAT KIAN ABAI TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN