Kompas TV bisnis bumn

Dari Untung, PLN Balik Lagi Rugi Jumbo Rp 12 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:52 WIB
dari-untung-pln-balik-lagi-rugi-jumbo-rp-12-triliun
Petugas PLN sedang memeriksa meteran listrik. (Sumber: Instagram/@pln_id)

JAKARTA, KOMPASTV. Sudah jatuh tertimpa tangga, terpukul pandemi, Perusahaan Listrik Negara alias PLN juga "dibogem" fluktuasi rupiah. Sampai akhir September 2020, PLN merugi dengan nilai jumbo Rp 12,2 triliun. Padahal, di periode yang sama tahun 2019, perusahaan milik negara ini mampu meraup untung Rp 10,9 triliun.

Kurs rupiah, menjadi biang kerugian fantastis PLN. Berdsarkan laporan keuangan perusahaan, rugi akibat pergerakan mata uang rupiah mencapai Rp 22,9 triliun. Nilai yang sangat buruk, sebab tahun lalu, kurs menyumbang keuntungan sampai Rp 4,4 triliun.

Dari sisi operasional, PLN sebenarnya "enggak buruk-buruk amat". Dalam situasi pandemi corona,hasil jualan listrik sampai akhir September mencapai Rp 205,1 triliun.  Memang, angka ini naiknya sangat tipis yaitu 1,2 persen secara tahunan. Catatannya, tarif tenaga listrik yang dikenakan pada pelanggan tidak naik sejak 2017. 

Pandemi rupanya membuat pertumbuhan jumlah pelanggan tahunan, menjadi 77,9 juta hingga 30 September 2020, atau meningkat sebesar 3,4 juta pelanggan, sulit mendongkrak penjualan lebih pesat.  

Baca Juga: Tol Listrik Sulawesi Tambah Pendapatan PLN

Jalankan Program Pemerintah

Untuk meringankan beban kelompok masyarakat yang paling terdampak pandemi COVID-19, pemerintah memberikan stimulus. Di antaranya dengan bentuk pembebasan tagihan rekening dan keringanan biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA rumah tangga subsidi yang diperpanjang hingga bulan Desember 2020.

Penulis : Dyah Megasari

1
2



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

15 Narapidana Positif Covid-19

Sabtu, 28 November 2020 | 22:09 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:21
PEMKOT MALANG AKAN REVITALISASI TIGA PASAR RAKYAT PADA 2021   KEMENKO PMK HARAP PEMBINAAN, PENGEMBANGAN, SERTA PERLINDUNGAN UMKM YANG DIBIDANGI PEREMPUAN LEBIH DITEKANKAN   PENGAMANAN NATAL DAN TAHUN BARU 2021, KORLANTAS POLRI SIAPKAN REKAYASA LALU LINTAS   PMI: TAK ADA PENULARAN COVID-19 LEWAT DARAH, MASYARAKAT TETAP BISA DONOR DARAH   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO DORONG PENGUATAN EKOSISTEM RISET DAN INOVASI NASIONAL   MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR INGATKAN KEPALA DESA HARUS NETRAL SAAT PILKADA 2020   BPOM: VAKSIN COVID-19 SINOVAC SUDAH MEMENUHI SYARAT UNTUK DAPAT LABEL HALAL DARI MUI   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM: SEKOLAH TATAP MUKA HARUS SEIZIN PERWAKILAN ORANGTUA   BUPATI BANYUMAS: PENYEBARAN COVID-19 DI BANYUMAS AKIBAT TRANSMISI LOKAL YANG TAK TERKENDALI   BAWASLU PAPUA BARAT HARAP TIDAK ADA PEMUNGUTAN SUARA ULANG PADA PILKADA PAPUA BARAT   WAPRES MA'RUF AMIN MINTA MUI DAN TOKOH AGAMA BANGUN KESADARAN PENTINGNYA VAKSIN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI SEBUT MULAI 2021 PEMERINTAH AKAN BANGUN 7 LOKASI PEMBIBITAN TANAMAN   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO HARAP VAKSIN MERAH PUTIH DIDISTRIBUSIKAN DI TRIWULAN 4 2021   MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO SEBUT BUTUH 360 JUTA DOSIS VAKSIN UNTUK CAPAI "HERD IMMUNITY" COVID-19