Kompas TV nasional sapa indonesia

Granat: Hukuman Tidak Konsisten, Buat Pengedar Narkoba Tak Kapok

Minggu, 25 Oktober 2020 | 23:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Pakar DPP Gerakan Anti Narkoba (Granat) Asep Iwan Iriawan menilai jika inkonsistensi hukuman kepada tersangka pengedar narkoba menyebabkan semakin banyaknya jaringan narkoba yang beredar di Indonesia.

“Jadi seama inkonsistensinya tinggi di LP eksekusinya tidak dilaksanakan dan itu numpuk, semakin akan berpengaruh, hukuman juga berkurang di hakim, jaksa juga nuntut ringan, kemudian juga oknum-oknum tadi melakukan,” kata Asep kepada KompasTV, Minggu (25/10/2020).

Baca Juga: Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Granat: Iming-iming Uang Besar Menggoda

Merespon hal itu, Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Efendi juga berpendapat jika konsisten hukum menjadi hal yang penting.

Irjen Agung mengatakan sebagai penegak hukum harus konsisten dalam memerangi sindikat peredaran narkoba sekalipun dalam lingkup aparat kepolisian.

"Bahwa kami bisa memberantas yang ada di dalam kami. Dan saya akan terus lakukan itu, sebagaimana amanat, tugas kami, dan tanggung jawab kami," katanya kepada KompasTV.

Irjen Agung menyebut oknum polisi yang menjadi bagian dari kejahatan tersebut merupakan pengkhianat bangsa.

"Saya katakan sebagai penghkhianat karena apa, dia sudah bersumpah, dia sudah menyatakan janjinya sebagai polisi. Dan dia memilih menjadi penjahat, menjadi pengedar, dan menjadi pelindung pelaku kejahatan pengedaran narkoba, ia adalah pengkhianat bangsa," tegasnya.

Baca Juga: Kapolda Riau: Peran Perwira Kompol IZ Sebagai Pengawal Pengedar Narkoba

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Sedekah Tanpa Harta

Jumat, 4 Desember 2020 | 20:40 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:48
BKD RIAU: SEBANYAK 434 ASN PEMPROV RIAU SEMBUH DARI KORONA   MULAI 6 DESEMBER 2020, TARIF TOL DEPOK-ANTASARI SEKSI I ANTASARI-BRIGIF NAIK   POLDA JABAR BAKAL PANGGIL RIZIEQ SHIHAB PEKAN DEPAN PERIHAL ACARA DI MEGAMENDUNG, BOGOR   POLISI PERIKSA KADIS PAREKRAF HINGGA KEPALA LABKESDA DKI SOAL KERUMUNAN RIZIEQ SHIHAB DI PETAMBURAN, JAKARTA   POLDA METRO JAYA AKAN TINDAK SIMPATISAN YANG HADIR DALAM PEMERIKSAAN RIZIEQ SHIHAB PADA SENIN, 7 DESEMBER 2020   POLDA METRO JAYA INGATKAN RIZIEQ SHIHAB TAK BAWA SIMPATISAN SAAT DIPERIKSA POLISI PADA SENIN, 7 DESEMBER 2020   KOMISI IX DPR MINTA PEMERINTAH TINGKATKAN FASILITAS LAYANAN KESEHATAN ATAS LONJAKAN KASUS KORONA   DPRD DKI MINTA PEMPROV PERKETAT PENGAWASAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN LANTARAN ADANYA LONJAKAN KASUS KORONA   KEMENHUB: TRASE LRT JAKARTA VELODROME-MANGGARAI YANG TERTERA DI PERPRES 109 TAHUN 2020 TETAP DILANJUTKAN   POLRI: 32 SIMPATISAN MUJAHIDIN INDONESIA TIMUR (MIT) YANG DITANGKAP SEPANJANG 2020 BERASAL DARI LUAR SULTENG   KEMENHUB PREDIKSI PUNCAK MUDIK LIBURAN NATAL PADA 23-24 DESEMBER 2020 SEMENTARA PUNCAK BALIK PADA 27 DESEMBER 2020   TERINFEKSI COVID-19, MENAKER IDA FAUZIYAH MINTA MASYARAKAT TAK SEPELEKAN KORONA   JADI TERSANGKA TPPU, MANTAN DIREKTUR TEKNIK GARUDA INDONESIA HADINOTO SOEDIGNO DITAHAN KPK   KPK TETAPKAN MANTAN DIREKTUR TEKNIK GARUDA INDONESIA SEBAGAI HADINOTO SOEDIGNO TERSANGKA TPPU